EmitenNews.com - PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) memberikan penjelasan kepada bursa terkait pembatalan rencana akuisisi PT Laxo Global Akses (LGA). Terungkap dalam keterbukaan informasi, Direktur Utama BIKE, Eric Kusuma menjelaskan alasan pembatalan tersebut.

Menurutnya, pembatalan akuisisi atas PT Laxo Global Akses (LGA) dilakukan setelah melalui evaluasi mendalam dan pertimbangan strategis.

“Keputusan pembatalan ini disebabkan tidak tercapainya kesepakatan final antara perseroan dan pemegang saham LGA mengenai porsi hak dan kewajiban masing-masing pihak sesuai kesepakatan awal,” ungkap Eric, Rabu (19/8).

Kendati demikian, berbekal suntikan fasilitas pinjaman senilai Rp1 triliun dari pengendali yakni PT Penajam Makmur Jaya (PMJ), BIKE mengungkap masih akan mengakuisisi enam calon entitas anak usaha.

Di antaranya yaitu PT Fahreza Duta Perkas, PT Karya Bersinar Indonesia, PT Ratu Karya, PT pertama Energi Global, PT Sentra Multikarya Infrastruktur, dan PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN).

“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, rencana akuisisi atas calon entitas anak masih

berada pada tahap finalisasi perencanaan strategis dan evaluasi internal,” tukas Eric.

Hingga saat ini, saham BIKE masih dilabeli suspensi oleh Bursa, dengan harga perdagangan terakhir di level Rp510.