Beli Di Harga Rp1.575 per Lembar, Edwin Soeryadjaya Akumulasi 5,1 Juta Saham SRTG

Performa buruk emiten besutan Sandi Uno itu menyusul kerugian bersih atas investasi pada saham, dan efek ekuitas lainnya terakumulasi Rp15 triliun, drop 655 persen dari edisi sama tahun lalu untung Rp2,7 triliun. Penghasilan dividen, bunga, dan investasi Rp1,60 triliun, melesat dari Rp1,38 triliun. Penghasilan lainnya Rp7,83 miliar, menanjak dari Rp1,53 miliar.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar