Rights Issue BAJA Disetujui, Mayoritas Dana untuk Lunasi Utang
:
0
PT Sarana Centralbajatama Tbk (BAJA)
EmitenNews.com - Pemegang saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) resmi menyetujui rencana penambahan modal melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Persetujuan tersebut diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 31 Maret 2026, dengan tingkat kehadiran mencapai 60,03% dari total saham dengan hak suara.
Dalam aksi korporasi ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Dalam keterbukaan informasi sebelumnya, Manajemen BAJA mengungkapkan bahwa sebagian besar dana hasil rights issue akan digunakan untuk menyelesaikan kewajiban kepada pihak terafiliasi, yakni PT Sarana Steel.
Total utang yang akan dilunasi mencapai Rp445,33 miliar, yang terdiri dari Rp317,56 miliar pokok utang dan bunga Rp127,76 miliar.
Langkah ini menegaskan bahwa aksi rights issue BAJA lebih berorientasi pada perbaikan struktur keuangan, khususnya menurunkan beban liabilitas.
Menariknya, rights issue ini tidak sepenuhnya mengandalkan dana segar.
PT Sarana Steel akan mengambil porsi maksimal 70% melalui mekanisme konversi utang menjadi saham (debt to equity swap). Artinya, sebagian besar utang BAJA akan langsung dikompensasi dengan kepemilikan saham baru.
Sementara itu, pemegang saham pengendali, Ibnu Susanto, akan bertindak sebagai standby buyer dengan menyerap hingga 30% saham baru secara tunai.
Related News
September, MKNT Izin Private Placement Rp1 Triliun
Aksi Senyap Samuel Sekuritas di Saham RLCO
Ultimate Shareholder Guyur Bank Kasikorn (BMAS) Pinjaman USD341 Juta
Emiten Alat Berat (KOBX) Ekspansi ke Bisnis Solusi Intralogistik
BBCA, YUPI, dan BPII Tebar Dividen Interim, YUPI Beri Yield Tertinggi
Emiten Riset Kesehatan UGM (SWAP) IPO, Bidik Dana Rp45,22 Miliar





