EmitenNews.com - Sumber Tani Agung (STAA) akan menebar dividen Rp817,6 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 51,1 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp1,6 triliun. Menyusul hasil itu, para investor akan mendapat suntikan dividen tunai Rp75 per lembar.

Merujuk perdagangan saham STAA edisi 22 Mei 2026 di levvel Rp1.025 per saham, dividen yield STAA sekitar 7,31 persen. Selanjutnya, sisa laba bersih sekitar 48,9 persen alias Rp788,67 miliar dibukukan sebagai laba ditahan.

Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 20 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 2 Juni 2026.

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 3 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 4 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 5 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 11 Juni 2026.

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, STAA mengemas laba bersih Rp1,6 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp3,92 triliun. Dan, total ekuitas terkumpul Rp7 triliun. (*)