Bergerak Liar, BEI Akhirnya Gembok Saham KARW

Kegiatan angkutan tambang KARW
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) di seluruh pasar mulai sesi pertama, Jumat (22/11/2024). Langkah ini diambil untuk menjaga keteraturan pasar menyusul kenaikan harga saham yang signifikan dalam waktu singkat.
Sebelumnya pada Senin (18/11) Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan status unusual market activity (UMA) terhadap saham PT Merarus Jasa Prima Tbk (KARW) terkait kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir, sehingga memicu pengawasan intensif dari BEI.
Pasca pengumuman UMA Saham KARW berada pada level Rp4.940 per lembar atau naik 26,99%, meski perusahaan mencatat ekuitas negatif.
Pada perdagangan terakhir, Kamis (21/11/2024), saham KARW ditutup menguat 9,91% atau naik 600 poin ke level Rp6.650 per saham. Dibandingkan harga pada awal bulan, Jumat (1/11/2024), yang masih berada di Rp3.740 per saham, harga saham KARW telah melonjak 77,8% selama periode tersebut.
Keputusan suspensi hingga pengumuman lebih lanjut ini memberikan waktu bagi pasar untuk mencerna informasi yang relevan terkait pergerakan harga saham KARW yang sangat volatil.
BEI mengimbau investor untuk mencermati keterbukaan informasi dari emiten sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangannya, Kamis (21/11/2024). Suspensi akan berlaku hingga pengumuman lebih lanjut dari BEI.
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024