Biaya Produksi Film Mahal, Sandiaga Uno Dorong Perusahaan Perfilman Manfaatkan SCF
:
0
EmitenNews.com -Saat ini untuk memenuhi kebutuhan pendanaan jangka panjang bagi UMKM, telah hadir Securities Crowdfunding (SCF). SCF merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis atau usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya. Nantinya investor bisa membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui Saham, surat bukti kepemilikan utang (Obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama (Sukuk). Saham dari usaha tersebut diperoleh sesuai dengan persentase terhadap nilai besaran kontribusinya.
Dengan SCF, investor dan pihak yang membutuhkan dana dapat dengan mudah dipertemukan melalui suatu platform (sistem aplikasi berbasis teknologi informasi) secara online. Investor akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk dividen atau bagi hasil dari keuntungan usaha tersebut yang dibagikan secara periodik.
Menparekraf Sandiaga Uno menekankan dengan adanya Movieland Jababeka, biaya produksi film yang dilakukan di sini bisa memangkas hingga 20 persen biaya produksi untuk satu film
"Jika ongkos bisa di tekan maka pendapatan dan kesejahteraan ekonomi kreatif bisa meningkat dengan target 4,4 juta lapangan kerja baru salah satunya dari subsektor industri film ini bisa terwujud,” harap Sandi.
Terkait dengan sumber pendanaan bagi pelaku atau perusahaan film, Sandiaga mengatakan bahwa sudah ada beberapa perusahaan kita yang melakukan penawaran saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM), PT MD Pictures Tbk (FILM)," imbuh Dia.
Related News
Pertamina Tak Rilis Kendaraan Yang Dilarang Pakai Pertalite 1 Juni
Seluruh Jamaah Haji Sudah Masuk Saudi, Layanan Diarahkan ke Armuzna
Prabowo Bertekad Akan Lakukan Apa Pun untuk Stop Kebocoran SDA
Berangsur Pulih, PLN Ungkap Penyebab Blackout di Wilayah Sumatera
Presiden Dengar Masukan Tokoh Ekonomi Pengalaman Hadapi Krisis 2008
Pos Properti Indonesia Justru Tancap Gas saat Industri Lesu





