Bidik Investasi, KIJA Gelar ASEAN–China Industrial Cooperation Forum
:
0
Jababeka Dorong Investasi, Pertemukan Investor China–ASEAN dengan Mitra Bisnis Lokal di ACICF 2026. Photo/Rizki Emitennews
EmitenNews.com -PT Jababeka Tbk (KIJA) pengembang kota mandiri berbasis industri yang terintegrasi, sukses menyelenggarakan ASEAN–China Industrial Cooperation Forum (ACICF) pada 3–5 November 2026 di Jababeka Movieland, Kota Jababeka, Cikarang. Forum ini berhasil menjadi platform yang mempertemukan investor dari China dan negara-negara ASEAN dengan mitra bisnis lokal, sekaligus menjajaki peluang investasi dan kerja sama di Indonesia.
Diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Indonesia National Pavilion in Chengdu, Beijing Go Global Hub for Digital Enterprise, dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenkoekon), ASEAN-China Centre, ASEAN-China Association for Industrial Promotion (ACAIP), dan President University sebagai tuan rumah (host), ACICF dirancang untuk mendorong kerja sama bisnis yang berorientasi pada proyek dan peluang investasi konkret.
Forum ini berfokus pada tiga sektor, yaitu kecerdasan buatan dan ekonomi digital (Artificial Intelligence and Digital Economy), kesehatan dan farmasi (Healthcare and Pharmaceuticals), serta energi hijau dan energi baru (Green and New Energy).
ACICF dibuka pada 4 November 2026 pukul 09.00 WIB dan dihadiri sekitar 200 delegasi dari China, negara-negara ASEAN, dan Indonesia, yang terdiri atas sekitar 100 delegasi dari China-ASEAN serta sekitar 100 delegasi dari Indonesia.
Sebelum menghadiri forum, para delegasi terlebih dahulu mendaftarkan diri melalui portal ACICF yang tersedia secara daring. Melalui portal tersebut, para delegasi mempelajari 16 proyek siap investasi di Indonesia dan mengatur jadwal pertemuan dengan calon mitra bisnis. Proyek-proyek yang ditawarkan mencakup berbagai peluang investasi, termasuk sejumlah proyek pengembangan kawasan yang dimiliki PT Jababeka Tbk: Kota Jababeka Cikarang, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, KEK Tanjung Lesung, dan KEK Morotai.
Founder & Chairman PT Jababeka Tbk, Setyono Djuandi (SD) Darmono, menjelaskan bahwa tujuan utama ACICF adalah membantu pemerintah Indonesia meningkatkan investasi dengan mempertemukan investor dari China dan ASEAN yang ingin mengembangkan usaha di Indonesia dengan mitra bisnis yang tepat.
Menurutnya, kerja sama antara Indonesia dan Cina punya potensi besar untuk dikembangkan karena kedua negara memiliki kekuatan yang saling melengkapi. Indonesia memiliki potensi sumber daya, pasar, dan tenaga kerja, sementara Cina punya pengalaman industri, teknologi, dan jaringan bisnis yang luas.
“Melalui kerja sama yang tepat, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang investasi yang memberikan manfaat bagi kedua negara,” kata SD Darmono, dalam sambutannya.
Untuk mewujudkan peluang tersebut, rangkaian kegiatan ACICF dirancang agar para delegasi dapat langsung membahas kemungkinan kerja sama bisnis. Salah satu agenda utamanya adalah pertemuan bisnis secara langsung atau one-on-one business matching.
Dalam kegiatan ini, delegasi bertemu langsung dengan project owner di ruangan khusus yang dilengkapi penerjemah. Dua ruangan disiapkan agar delegasi dapat memaksimalkan sesi business matching dan membahas peluang kerja sama secara mendalam. Setiap pertemuan diberikan waktu 30 menit untuk membahas berbagai kemungkinan kemitraan, mulai dari pengembangan produk hingga peluang investasi.
Related News
Satu Lagi Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Presiden, Ini Perannya
Sadap Telepon Presiden, Mensesneg Sebut Arahnya Makar dan Berbahaya
Sadap HP Presiden, Mantan Kapolri Jenderal Listyo Jadi Tersangka
Transformasi SDM Unggul, Bank BSN Sabet Human Capital Awards 2026
Karhutla di Tanah Air, Polri Tetapkan 265 Tersangka, 20 dari Korporasi
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya





