EmitenNews.com - PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) membidik perolehan laba bersih di kisaran Rp300 hingga Rp350 miliar hingga akhir tahun 2026.

Hal itu disampaikan manajemen perseroan dalam public expose yang digelar di Jakarta, Rabu 17 Juni 2026 lalu.

Direktur Utama JARR, Indra Irawan menyampaikan akan mengoptimalkan pabrik perseroan guna mencapai target laba tersebut. Di samping itu, perseroan juga telah menyiapkan modal belanja atau capex sebesar Rp100 miliar untuk tahun 2026.

Indra menjelaskan, jumlah capex tersebut akan dialokasikan untuk migrasi armada transportasi dari sebelumnya berbahan bakar solar menjadi kendaraan bertenaga listrik.

“Capex Perseroan kurang lebih sekitar 100 miliar, dan digunakan untuk peralihan mobil angkutan Tandan Buah Segar dan angkutan CPO yang selama ini memakai solar, saat ini memakai listrik. Tentunya lebih hemat daripada menggunakan solar,” ujar Indra, dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (22/6).

Pada kesempatan tersebut, perseroan turut menanggapi kebijakan satu pintu yang diterapkan pemerintah melalui DSI BUMN. 

“Pada dasarnya kebijakan 1 pintu ekspor telah kita kaji, bahwa kita tidak ada ekspor CPO, maka dari itu tidak berpengaruh signifikan pada suasana geopolitik saat ini,” tambah Indra.

Bagikan Dividen Mini

Diberitakan sebelumnya oleh emitennews, emiten sawit konglomerasi Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, tersebut mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp60 miliar. Dari jumlah tersebut, para pemegang saham akan mengantongi sekitar Rp6,5 per helainya.

Adapun cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan berlangsung pada 25 Juni 2026, dengan ex dividen pada 26 Juni 2026.