Bidik Peluang, Terang Dunia Internusa (UNTD) Tawarkan 25 Persen Saham Melalui IPO
:
0
Ki-ka: Mr. Shim Tae Yong, President Director - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Henry Mulyadi, Director - PT Terang Dunia Internusa Tbk Andrew Mulyadi, Director - PT Terang Dunia Internusa Tbk Stephen Mulyadi, President Director - PT Terang Dunia Internusa Tbk Kevin Praharyawan, Director of Investment, Banking, Capital Market - PT BRI Danareksa Sekuritas. dok. ist.
EmitenNews.com - PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) berencana mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada triwulan I 2024. Perseroan menawarkan sebanyak-sebanyaknya 1.666.666.700 saham kepada publik. Itu mencapai 25% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah IPO saham, dengan harga penawaran awal berada di kisaran Rp170 - Rp240 per saham.
Direktur UNTD, Andrew Mulyadi dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (11/1/2023), mengemukakan, Perseroan berpotensi memperoleh dana sebesar Rp283,3 miliar - Rp400 miliar melalui IPO ini.
"Seluruh Dana IPO akan digunakan untuk membiayai modal kerja yang terkait dengan produksi e-motor dan e-moped antara lain untuk melakukan pembelian bahan baku seperti frame, baterai, dinamo, wheel-set, multiinformation display (spidometer digital, GPS), brake system, dan suspension,” katanya.
Roadshow dan penawaran awal (bookbuilding) saham UNTD dijadwalkan pada 11 - 22 Januari 2024. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa diperoleh pada 30 Januari 2024. Setelah pernyataan efektif terbit, saham UNTD diharapkan bisa tercatat (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 7 Februari 2024.
Untuk menjalankan rencana aksi korporasi ini, manajemen UNTD telah menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai Underwriter penjamin pelaksana emisi Efek Perseroan.
Related News
Siap Melantai Juli 2026, Ini Harga Final & Jadwal IPO 6 Emiten Baru
ATIC Bakal Gelar Rights Issue, Targetkan Dana Rp289 Miliar
PTBA dan Pertamina NRE Teken MoU Kembangkan PLTS di Lahan Pascatambang
Harga Penawaran Umum RANS Dipatok Rp170, COO Danantara Punya Segini
BTPN Lebur Oto Multiartha Jadi Satu dengan SOF, Begini Nasib Karyawan
PBSA Tebar Dividen Rp179 Miliar Setara Rp60/Saham, Yield 7,69 Persen





