Book Building Hari Ini, Bank Sumut (BSMT) Tawarkan IPO Rp 350 - 510 per Saham.

EmitenNews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk (Bank Sumut) atau (BSMT) akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) melepas sebanyak 2.934.798.300 saham baru atau setara 23 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada nominal Rp250 per lembar.
Dalam prospektus e-ipo calon emiten bank milik pemerintah daerah se-Sumatera Utara itu mulai melakukan penawaran awal atau Book Building pada hari ini 5 Januari hingga 18 Januari 2023 dengan harga berkisar Rp 350 - Rp 510 per saham. Sehingga nilai IPO ini mulai Rp1,027 triliun hingga Rp1,496 triliun.
Perseroan juga mengalokasikan sebesar 2,00% dari Saham Yang Ditawarkan pada saat Penawaran Umum Perdana Saham untuk program alokasi saham kepada karyawan (Employee Stock Allocation (“ESA”)) atau sebanyak 58.695.900 saham, dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran.
Sebanyak 2,64% dari modal ditempatkan dan disetor penuh untuk program alokasi saham kepada Manajemen dan Karyawan Perseroan (MESOP) atau 2% dari total modal ditempatkan dan disetor an atau sebanyak-banyaknya 259.798.300 saham.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yakni Aldiracita Sekuritas, BRI Danareska Sekuritas, RHB Sekuritas Indonesia, dan UOB Kayhian Sekuritas.
Rencananya, 80 persen dari dana hasil IPO untuk modal kerja seperti penyaluran kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi. Sisanya, 20 persen dana hasil IPO untuk perluasan jaringan dan pengembangan teknologi informasi.
Adapun perkiraan jadwal pelaksanaan sebagai berikut:
Perkiraan Masa Penawaran Awal : 5 – 18 Januari 2023
Perkiraan Tanggal Efektif pada 30 Januari 2023
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 1 - 3 Februari 2023
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar