Breaking: IHSG Crash 4,3 Persen Lebih ke 5.900, Saham PP Kembali Suram
:
0
Potret merah Papan Perdagangan Bursa Efek Indonesia.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lebih dari 4% pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Tekanan jual masif menyeret indeks ke zona merah dalam.
Berdasarkan data RTI pukul 11.15 WIB, IHSG anjlok 266,82 poin atau 4,31% ke level 5.928,41. Indeks sempat menyentuh titik terendah di 5.939,90 setelah dibuka di 6.207,10. Level tertinggi hari ini hanya di 6.213,80.
MNC Sekuritas Retail Research dalam catatannya Rabu (3/6) mengatakan, “Pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi sekitar Rp17.949/USD menjadi salah satu sentimen, diikuti dengan adanya outflow dari IHSG sebesar Rp55.37 triliun (per 2 Juni 2026).”
Muncul pula, kabar Rating Baa2 outlook negatif dari Moody’s kepada Danantara Investments Management usai dua hari setelah Perpres Danantara resmi diunggah ke situs pemerintah, Minggu (1/6/2026), meski ditandatangani Presiden Prabowo pada 8 April 2026. Perpres tersebut membentuk lengan investasi baru untuk pembangunan nasional dan layanan publik, yang bisa meminta dana APBN sebagai penyertaan modal negara, namun belum merinci proyek investasinya.
Volume transaksi tembus 20,99 miliar lembar saham dengan nilai turnover Rp11,88 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1.447.383 kali. Market cap BEI tersisa Rp10.445,52 triliun.
Aksi jual melanda seluruh lini. Hanya 58 saham menguat, 672 saham ambruk, dan 83 saham stagnan.
Saham Konglo & Big Caps Jadi Pemberat
Data perdagangan saham pukul 11.10 WIB menunjukkan saham-saham konglomerasi dan big caps ambles belasan persen. PTRO memimpin koreksi dengan anjlok 13,12% ke Rp4.170.
“Tekanan juga datang dari saham-saham konglomerasi yang mencatatkan pelemahan signifikan dan menjadi pemberat utama indeks mengingat kapitalisasi pasarnya yang besar,” tulis riset MNC Sekuritas.
Saham Prajogo Pangestu juga berdarah: TPIA -12,37% ke Rp1.665, CUAN -8,92% ke Rp715, dan BRPT -10,62% ke Rp1.725.
Related News
IHSG Makin Gelap, Lanjut Turun 5 Persen Lebih!
60 Negara Terancam Kena Tarif Baru Ini dari AS, Termasuk Indonesia
Rupiah Dekati Level Rp18.000, IHSG Kian Ambles 3,63 Persen
KISI Challenge: Step Higher, Stimulus Baru Dongkrak Transaksi Pasar
IHSG Dibuka Rapuh hingga 1,5 Persen, Waspadai Risiko DSI 2027
Negosiasi Alot AS-Iran Bayangi Lonjakan IHSG





