EmitenNews.com - Meski baru beroperasi secara resmi pada 22 Desember 2025, Bank Syariah Nasional (BSN) langsung bergerak cepat membangun ekosistem perumahan di Indonesia. Itu dibuktikan dengan keseriusan BSN memposisikan diri sebagai "Banknya Para Developer".

Didukung fakta sebagai bank pemegang market share FLPP terbesar ke-2 Indonesia, Bank hasil spin-off dari Bank Tabungan Negara (BBTN) itu, makin mantap menjalankan sektor pembiayaan perumahan selama ini menjadi core business perusahaan.

"Selama 20 tahun beroperasi, BSN (Dulu Unit Usaha Syariah BTN) telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 450 ribu nasabah melalui pembiayaan konsumer maupun pembiayaan komersial," tutur Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor saat memberikan sambutan dalam acara BSN Developer Gathering 2026, di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Menurut Alex, pertumbuhan positif dicatat BSN juga terus berlanjut sepanjang 2025. Di mana, BSN berhasil mencatat pertumbuhan aset sekitar 20,51 persen, dan pertumbuhan pembiayaan mencapai sekitar 25,02 persen dibanding tahun sebelumnya. ”Capaian itu, hasil kolaborasi solid antara BSN, dan seluruh mitra strategis terutama para developer," urai Alex.

Sebagai wujud komitmen dalam memberi layanan terbaik, BSN lanjut Alex, hingga akhir 2025 telah memiliki 118 outlet layanan perbankan, terdiri atas 36 Kantor Cabang, 82 Kantor Cabang Pembantu, dan didukung 589 Kantor Layanan Syariah. "Seluruh jaringan ini kami siapkan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan dan  layanan perbankan untuk para nasabah dan developer sebagai mitra kami," ujarnya.

Memasuki 2026, BSN juga menargetkan penguatan ekosistem pembiayaan perumahan syariah secara end-to-end. Mulai pembiayaan lahan, konstruksi, hingga kepemilikan rumah oleh masyarakat. Itu tak lepas dari misi perseroan dalam mengambil peran aktif sebagai salah satu pilar pendukung program strategis pemerintah termasuk mensukseskan Program Tiga Juta Rumah bagian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Sepanjang tahun ini, kami memiliki beberapa program unggulan yang bisa dimanfaatkan para nasabah maupun kalangan developer sebagai mitra kami diantaranya, BSN Yasa Griya, BSN Modal Kerja Back to Back dan BSN IMBT (Ijarah Muntahiya Bittamlik) untuk pembiayaan komersil," ungkap Alex.

Sementara untuk pembiayaan Konsumer, BSN terus berkomitmen mendukung KPR Subsidi dengan target penyaluran tahun 2026 ditingkatkan menjadi 73.700 unit atau sekitar 23 persen dari market share. Sedangkan untuk KPR Non Subsidi, BSN menawarkan margin Promo, mulai 2,65 persen untuk selected developer.

"Selain itu, kami juga meluncurkan program KPR Ikhtiar Haji, yaitu program KPR BSN dengan benefit porsi Haji atau paket Umroh dirancang meningkatkan daya tarik dan akselerasi penjualan proyek perumahan developer dan KPR Golden Deal menghadirkan kesempatan kepada nasabah para Top 10 Developer Realisasi Tertinggi atau Terpilih untuk mendapat e-voucher emas," tukas Alex.

Pada kesempatan sama, Direktur Consumer Banking BSN, Mochamad Yut Penta menambahkan salah satu program mereka kini tengah digemari nasabah adalah Program BSN Cicil Emas menawarkan margin mulai 9,00 persen, dan jangka waktu sampai 5 tahun. Selain itu, ada program KPR bundling emas atau BSN Home & Gold, yaitu pembiayaan KPR dan emas dengan ketentuan DP berbeda dari skema regular. 

"Kami juga menawarkan program BSN Bonus Emas didukung melalui kerja sama dengan developer berupa gimmick pembiayaan emas. Di mana, nasabah yang membayar angsuran KPR secara lancar selama 1 tahun berhak memperoleh emas dengan cicilan difasilitasi developer,” jelas Penta.

Untuk mempermudah para nasabah mengakses seluruh layanan perbankan BSN secara cepat, aman dan mudah, BSN juga telah menyiapakan Super App Bale Syariah by BSN yang rencananya secara resmi akan diluncurkan pada Minggu ini.  

"Bale Syariah by BSN merupakan aplikasi perbankan digital syariah yang memudahkan nasabah bertransaksi  secara aman, cepat, dan sesuai prinsip syariah. Aplikasi ini mudah diunduh melalui  smartphone, memiliki proses registrasi yang praktis, serta memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dengan mudah dan efisien kapan saja dan di mana saja," pungkasnya.

Penghargaan Developer Terbaik

Acara BSN Developer Gathering 2026 menurut rencana akan diselenggarakan pada empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang. Dalam acara itu, BSN memberikan apresiasi kepada para developer telah berjasa membantu BSN mempercepat pembangunan ekosistem perumahan di Indonesia.

Pada acara BSN Developer Gathering di Jakarta, Penghargaan diberikan kepada 18 pemenang untuk tiga kategori yakni Developer Award Commercial, Developer Award KPR Non Subsidi dan Developer Award KPR Subsidi untuk wilayah Jabodetabek. Berikut para pemenangnya:

I. Developer Award Commercial