BTPN Tawarkan Obligasi Rp1,39T, Bunga 6,70-6,95 Persen
Gambar emiten PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
EmitenNews.com - PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) bersiap menggelar Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2024 dengan target dana Rp1,39 triliun. Hasil penawaran ini akan digunakan untuk mendukung penyaluran kredit sebagai bagian dari rencana pertumbuhan usaha.
"Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dipergunakan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk pemberian kredit," tulis manajemen SMBC Indonesia dalam prospektus yang dirilis Sabtu (30/11).
Obligasi ini ditawarkan dalam dua seri dengan tingkat bunga tetap. Seri A memiliki nilai pokok Rp429,91 miliar dengan bunga 6,70 persen dan jangka waktu tiga tahun. Sementara itu, Seri B bernilai Rp966,50 miliar dengan bunga 6,95 persen dan jangka waktu lima tahun.
Pembayaran pokok obligasi untuk kedua seri akan dilakukan secara penuh pada tanggal jatuh tempo, yakni 17 Desember 2027 untuk Seri A dan 17 Desember 2029 untuk Seri B.
Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan, dengan jadwal pembayaran pertama pada 17 Maret 2025. SMBC Indonesia juga telah mendapatkan peringkat idAAA (Triple A) dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), menandakan kemampuan perusahaan yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban keuangannya.
Penawaran obligasi ini dikelola oleh PT Indo Premier Sekuritas sebagai Manajer Penjatahan, dengan masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Desember 2024. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai 18 Desember 2024.
Langkah ini menunjukkan komitmen Bank SMBC Indonesia untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pertumbuhan kredit yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.
Related News
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan
Laba Neobank (BBYB) Melangit 2.745 Persen Jadi Rp565,69 Miliar!
PerkuatĀ Ekspansi, RAJA Karungkan Pertumbuhan Laba 20 Persen di 2025
Turun Tipis, SUNI Bukukan Laba di Rp192 Miliar di 2025





