Bumi Serpong Damai (BDSE) Catat Prapenjualan Rp2,22T di Kuartal I-2024

Gambar jalanan berlogo BSD City
EmitenNews.com - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) meraih prapenjualan senilai Rp2,22 triliun dalam tiga bulan pertama 2024, setara dengan sekitar 23 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp9,5 triliun.
Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, menjelaskan bahwa segmen perumahan merupakan kontributor terbesar, menyumbang 57 persen dari total pra penjualan kuartal pertama 2024, atau sekitar Rp1,26 triliun. Sementara segmen komersial, yang mencakup lot komersial, apartemen, dan ruko, menyumbang Rp965 miliar, atau 43 persen dari total pra penjualan.
Pencapaian pra penjualan ini menunjukkan peningkatan sebesar 3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai Rp2,15 triliun. Hermawan menambahkan bahwa angka penjualan dari segmen perumahan terutama berasal dari proyek-proyek unggulan di BSD City, seperti Nava Park, Hiera, The Zora, Eonna, dan Terravia.
Sedangkan pra penjualan dari segmen komersial yang mencapai Rp965 miliar terdiri dari ruko sebesar Rp627 miliar, lot komersial sebesar Rp191 miliar, dan unit apartemen sebesar Rp147 miliar.
Menurut Hermawan, tingginya pra penjualan segmen ruko dipengaruhi oleh peluncuran produk baru seperti Cascade Studio Loft di BSD City, Devant Business Loft di Kota Wisata Cibubur, dan 7th Avenue Biztown di Grand City Balikpapan. Selain itu, penjualan unit apartemen berasal dari Southgate dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper-west di BSD City.
Untuk mendukung pencapaian target pra penjualan tahun 2024, BSDE telah meluncurkan program penjualan nasional 'Infinite Living' yang menawarkan berbagai promosi kepada pelanggan sepanjang tahun.
Ditambah, pemerintah tetap memberikan kebijakan fiskal untuk industri properti berupa kebijakan pengembalian PPN (PPNDTP), yang diharapkan dapat mendorong kinerja penjualan.
BSDE optimis dapat mencapai target pra penjualan sebesar Rp9,5 triliun pada akhir tahun 2024. Menurut Hermawan, perusahaan akan terus memajukan inisiatif pengembangan proyek, terutama yang terletak di wilayah Jabodetabek, untuk menjaga pertumbuhan bisnis di masa depan.
Related News

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun