BUMN ADHI Digembok, Peringkat Turun Buntut Gagal Bayar Bunga Obligasi
:
0
Ilustrasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Foto: Adhi Karya.
EmitenNews.com - Usai sahamnya sebelumnya disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat gagal bayar bunga obligasi, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) terpantau ikut melakukan penurunan peringkat PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).
Peringkat PT Adhi Karya (Persero) Tbk beserta surat utangnya diturunkan dari idB menjadi idCCC, dengan prospek tetap dalam status CreditWatch berimplikasi negatif.
Penurunan ini buntut ADHI gagal memenuhi kewajiban pembayaran kupon Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Seri B dan C senilai Rp60,82 miliar yang jatuh tempo pada Senin, 24 Agustus 2026.
Ini kali kedua Pefindo menurunkan ADHI dalam sebulan. Pada Juli 2026, peringkatnya sudah diturunkan dari idBB ke idB dengan prospek creditwatch berimplikasi negatif.
"Ketidakmampuan ADHI untuk menyelesaikan kewajiban utang yang jatuh tempo dalam periode remedial dapat mengakibatkan penurunan peringkat lebih lanjut," ujar William Siregar, Analis Pefindo dalam pengumumannya, Senin (24/8).
Pefindo menyebut akan meninjau ulang pemeringkatan apabila ADHI mampu mengatasi permasalahan kewajiban utangnya, termasuk menunjukkan kapasitas dan resolusi berkelanjutan atas kewajiban keuangan yang jatuh tempo dalam waktu dekat.
Disuspensi di Semua Pasar
Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menghentikan perdagangan saham ADHI. Adi Pratomo Aryanto selaku Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI dalam keterangan Senin (24/8) menuturkan perseroan menunda pembayaran bunga obligasi yang dijadwalkan pada Senin, 24 Agustus 2026.
Obligasi yang ditunda pembayarannya adalah:
1. Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 Seri B (ADHI03BCN3)
Related News
Jadi Preskom, Sandiaga Uno Lihat Ini Prospek Mutuagung Lestari (MUTU)
7 September BUMN Baja (KRAS) Ubah Pengurus, Ini Manajemen Sekarang
EMAS Belanja Alat & Mesin Senilai RMB1,02 Miliar dari Perusahaan China
BEEF Buka Suara soal Rumor Diakuisisi Investor Korea
Kabar Duka dari JPFA, Komutnya Meninggal Dunia, Eks Kepala BIN Era SBY
Zankore by Indosat, Potensi Sumber Cuan Baru Bagi ISAT





