EmitenNews.com - PT Pancaran Samudera Transport Tbk. (PSAT), emiten angkutan laut khusus pengangkutan batubara, nikel, dan pupuk, melaporkan telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga akhir Desember 2025.

Direktur Keuangan PSAT, Wendi Arifin, dalam keterbukaan informasi Selasa (13/1), menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh dana IPO efektif pada 30 Juni 2025 sebesar Rp200,1 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp6,8 miliar, Perseroan mengantongi hasil bersih IPO Rp193,27 miliar.

Seluruh dana tersebut telah digunakan sesuai rencana. Sebesar Rp175 miliar dialokasikan untuk pembelian kapal, sementara Rp18,28 miliar digunakan untuk pengadaan bahan bakar guna mendukung operasional armada.

“Dengan realisasi tersebut, Perseroan telah menggunakan seluruh dana hasil IPO sebesar Rp193,27 miliar,” ujar Wendi.

Wendi menguraikan bahwa pemanfaatan dana IPO ini sejalan dengan prospektus pada saat IPO serta strategi penguatan armada dan peningkatan kapasitas angkut guna menopang pertumbuhan bisnis angkutan laut domestik Perseroan.

Saham PT Pancaran Samudera Transport Tbk. (PSAT), merupakan perusahaan transportasi laut  resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2025.

Per 15 Januari 2026, saham PSAT diperdagangkan di kisaran Rp1.230 per saham. Meskipun harga ini telah turun dari titik tertingginya (puncak 52 minggu di Rp3.410), posisi ini masih berada di atas harga IPO sebesar Rp900. (*)