Samuel Crossing Saham NSSS di Tengah Suspensi Senilai Rp94,05 Miliar
Aktivitas operasional usaha sawit emiten PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Samuel International kembali ekspansif mendominasi kepemilikan sahamnya di PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) melalui aksi crossing saham yang dilakukan di tengah status suspensi perdagangan emiten saham sawit itu.
NSSS dalam keterbukaan informasi Kamis (15/1) menyampaikan bahwa PT Samuel International mendapat tambahan kepemilikan sebanyak 165.000.000 lembar saham pada 13 Januari 2026 dengan harga pelaksanaan Rp570 per saham. Tertakar, total nilai transaksi crossing tersebut mencapai nominal Rp94,05 miliar.
“Tujuan transaksi ini adalah untuk pinjam meminjam saham dengan kepemilikan saham langsung,” tulis NSSS dalam laporan resminya.
Pascaaksi tersebut, porsi kepemilikan PT Samuel International di NSSS meningkat menjadi 2,02 miliar lembar saham atau setara 8,50%, dibandingkan sebelumnya 1,85 miliar lembar saham atau 7,80%.
Sebagai catatan, saham NSSS masih terkunci suspensi di level Rp1.250 sejak 9 Januari 2026. Sebelum disuspensi, pergerakan saham NSSS mencatatkan reli tajam, dengan kenaikan 81,16% dalam sebulan terakhir dan melonjak 133,64% dalam tiga bulan terakhir, dari harga Rp535 pada 15 Oktober 2025.
Adapun, dapat diketahui bahwa Samuel International melakukan transaksi crossing saham di kocek harga Rp570 per saham tersebut jauh di bawah harga pasaran saat ini yang berada di Rp1.250. (*)
Related News
YOII Dapat Lampu Hijau Right Issue, Siap Tebar 684 Juta Saham Baru
Jual 2,9 Miliar Saham BNBR, Port Fraser Lepas di Harga Rp147 per Saham
Matahari (LPPF) Rencanakan Dividen Jumbo Setara Yield 13,77 Persen!
Kelar Akuisisi ASLI, WKM Siapkan Dana Rp475 Miliar untuk Tender Wajib
Usai Emtek, Komut SCMA Adi Sariatmadja Ikut Aksi Borong Saham
Baru Saja Suspensi Dicabut, TAMA Kembali Senggol ARA





