Jual 2,9 Miliar Saham BNBR, Port Fraser Lepas di Harga Rp147 per Saham
Bakrie Tower yang berada di Kawasan Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan
EmitenNews.com - Port Fraser International Ltd dilaporkan melepas sebagian kepemilikannya pada PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Transaksi tersebut melibatkan volume dalam jumlah besar dan nilai transaksi yang lumayan signifikan.
Melalui keterbukaan informasi, Rabu (4/3/2026), manajemen BNBR menjelaskan, Ford Fraser melakukan penjualan saham BNBR secara langsung yaitu sebanyak 2,952 miliar saham pada harga jual Rp147 per saham.
Dengan demikian, Ford Fraser menarik dana hingga Rp434,01 miliar dari aksi divestasi saham yang dilakukan pada 26 Februari 2026 tersebut.
Sebagai informasi, pemegang saham pengendali BNBR adalah PT Biofuel Indo yang menguasai 2,23 miliar saham setara 1,28% dari total kepemilikannya, seperti tercatat dalam laporan per 31 Januari 2026.
Setelah Port Fraser, pemegang saham utama BNBR berikutnya adalah Levoca Enterprise sebanyak 5,32%, Fountain City 22,17%, Europa Capital 6,76%, dan UOB Kay Hian Pte Ltd Singapore sebesar 8,47 persen.
Porsi saham publik atau free float BNBR saat ini di atas ketentuan yang berlaku. Hingga akhir Januari tercatat sebesar 27,5%. Jumlah pemegang sahamnya bertambah sifnigikan yaitu 45.746 pihak menjadi total 89.211 nasabah pada akhir Januari 2026.
BNBR melaporkan pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) atas kepemilikan saham Perseroan, yaitu Aburizal Bakrie, Nirwan Dermawan Bakrie, dan Indra Usmansjah Bakri.
Hari ini hingga pukul 15:18 WIB, harga saham BNBR merosot 22 poin atau 11,58% ke Rp168 per saham. Meski demikian jika dilihat dalam periode dari awal tahun harganya masih catat kenaikan 29 poin atau 20,86% year to date.
Related News
YOII Dapat Lampu Hijau Right Issue, Siap Tebar 684 Juta Saham Baru
Matahari (LPPF) Rencanakan Dividen Jumbo Setara Yield 13,77 Persen!
Kelar Akuisisi ASLI, WKM Siapkan Dana Rp475 Miliar untuk Tender Wajib
Usai Emtek, Komut SCMA Adi Sariatmadja Ikut Aksi Borong Saham
Baru Saja Suspensi Dicabut, TAMA Kembali Senggol ARA
Lepas Dari Pengawasan BEI, EURO Langsung Ngegas





