DEWI Ramal Penjualan Kuartal I-2025 Naik 50 Persen, Ini Pemicunya
:
0
Manajemen DEWI ketika mencatatkan sahamnya.
EmitenNews.com - PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) memprediksi akan terjadi peningkatan penjualan sebesar 50% pada kuartal I-2025 dibandingkan periode yang sama di 2024. Optimisme ini didorong oleh momentum hari raya Idul Fitri yang biasanya menjadi puncak permintaan produk ayam, serta kontribusi signifikan dari segmen frozen food.
Direktur Utama Dewi Shri Farmindo Aditiya Fajar Junus mengatakan salah satu faktor utama yang mendorong proyeksi kenaikan penjualan adalah peningkatan permintaan karkas menjelang dan selama hari raya Idul Fitri.
Dia memprediksi, permintaan karkas akan melonjak signifikan, seiring dengan tradisi masyarakat yang menyajikan hidangan berbahan dasar ayam selama perayaan.
"Kami telah mempersiapkan kapasitas produksi dan distribusi untuk memastikan pasokan yang memadai selama periode tersebut," jelas Aditiya dalam keterangannya, Rabu (19/2).
Selain penjualan karkas, DEWI juga mencatat pertumbuhan segmen frozen food. Produk-produk olahan ayam beku, seperti nugget, sosis, dan chicken wings.
DEWI menargetkan makanan beku ini akan berkontribusi sebesar 9% terhadap total penjualan pada Kuartal I-2025. Ini sejalan dengan minat konsumen dengan produk yang praktis dan punya daya tahan lama.
"Dengan terus melakukan inovasi produk dan ekspansi pasar, kami yakin segmen ini akan semakin berkontribusi terhadap kinerja perusahaan," ucap Aditiya.
Meski optimistis dengan proyeksi penjualan, DEWI juga menyadari adanya tantangan seperti fluktuasi harga pakan dan persaingan yang ketat di industri perunggasan.
Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Aditiya, DEWI telah melakukan efisiensi produksi dan memperkuat rantai pasok agar dapat menjaga stabilitas harga dan kualitas produk.
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





