Di Depan Anggota DPR, Wamenkes Ngaku Belum Percaya Diri Nyatakan Endemi Covid-19

Pemakaian masker di masyarakat dok. AyoSemarang.
EmitenNews.com - Indonesia belum percaya diri menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir. Pemerintah masih terus melakukan evaluasi, berkaitan kasus baru infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19), masih pada angka 2.000-an. Selain itu, vaksinasi booster masih tergolong rendah. Di Amerika Serikat, Presiden Joe Biden telah mendeklarasikan akhir pandemi di negaranya. Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan (prokes).
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, berbicara soal kondisi pandemi di Indonesia dalam rapat di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022). Meski kasus baru infeksi virus Corona terus menurun, sejauh ini Indonesia belum memiliki rencana menetapkan bahwa pandemi sudah berakhir.
"Belum ada (rencana penetapan akhir pandemi). Kita masih terus melakukan evaluasi. Karena walaupun bagaimanapun kasusnya tetap ada," ucap Wamenkes Dante di depan anggota DPR RI.
Seperti kita tahu, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah mendeklarasikan akhir pandemi di negaranya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan bahwa akhir pandemi sudah di depan mata.
"Kita masih terus memantau perkembangannya. Kasus-kasus di kita masih 2000-an. Masih kita pantau terus. Maka protokol-protokol kesehatan masih kita jalankan terus. Kewaspadaan tetap masih kita lakukan, dan kita akan memantau salah satunya referensinya adalah WHO," tegas Dante.
Dengan terus melakukan evaluasi melihat perkembangan yang ada, Indonesia bisa melakukan penetapan yang paling pas untuk negara kita, walaupun negara lain sudah melakukan hal yang lainnya.
Menurut Dante, selain jumlah kasus yang masih di angka 2000-an, kasus Covid-19 di sekolah masih terus terjadi. "Tetap ada. Terutama pada anak-anak. Anak sekolah banyak tuh yang terkena Covid-19. Itu juga jadi salah satu perhatian kita."
Yang tidak kalah pentingnya harus menjadi perhatian, angka vaksinasi booster di Indonesia belum mencapai target. Kondisi menjadi salah satu alasan pemerintah belum percaya diri mengubah status pandemi menjadi endemi di Indonesia.
"Kita belum confident untuk melepaskan pandemi menjadi endemi. Jadi kalau kita sudah, kita belum punya apa, capaian yang bagus ya kita jangan melepas dulu pandemi jadi endemi," kata Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono. ***
Related News

Hingga H-1 Lebaran Lebih Dari 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Safari Idulfitri Putra Prabowo, Usai Kunjungi Megawati Terus ke Jokowi

Jasa Marga Prediksi Terjadi Peningkatan Volume Lalu Lintas

PTPP Fasilitasi 4.000 Lebih Pemudik Program Mudik Bersama BUMN

Resmi Indonesia Ajukan Tempe, Teater Mak Yong dan Jaranan ke UNESCO

Open House Presiden, Selain Pejabat Warga Bisa Datang Tanpa Mendaftar