Di Singapura, CSR Bank BTN Raih Penghargaan Internasional dari Asia Money
:
0
Wakil Direktur Utama Bank BTN, Oni Febriarto Rahardjo menerima penghargaan internasional bertajuk “Best Bank for CSR in Indonesia” dari Asia Money atas sepak terjang Bank BTN mendukung pemenuhan kebutuhan rumah bagi keluarga atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). dok ist.
EmitenNews.com - Ini pengakuan atas prestasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), atau Bank BTN. Perseroan meraih penghargaan internasional bertajuk “Best Bank for CSR in Indonesia” dari Asia Money. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas sepak terjang Bank BTN mendukung pemenuhan kebutuhan rumah bagi keluarga atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
Wakil Direktur Utama Bank BTN, Oni Febriarto Rahardjo mengatakan perseroan terus bertransformasi sehingga dapat tumbuh berkelanjutan. Salah satunya, yakni melalui kolaborasi apik antara bisnis dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/Corporate Social Responsibility), yang berfokus mendukung keluarga di Indonesia untuk memiliki rumah dan hidup dengan layak.
“Penghargaan ini menjadi apreasiasi sekaligus penanda bahwa kami telah melakukan program TJSL yang ontrack dengan misi Bank BTN yakni memenuhi kebutuhan rumah di Indonesia,” ujar Oni Febriarto Rahardjo usai menerima penghargaan Best Bank for CSR in Indonesia di Singapura, Selasa (26/9/2023).
Predikat Best Bank for CSR in Indonesia tersebut disematkan atas sepak terjang Bank BTN dalam penyediaan rumah dan dukungan bagi keluarga atau MBR serta pekerja informal.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang membedah angka kebutuhan rumah (backlog) di Indonesia didominasi dua kelompok. Pertama, yang mencapai 2,2 juta keluarga yakni masyarakat dengan penghasilan terendah atau di bawah Rp3 juta. Kemudian, kedua, masyarakat berpenghasilan rendah dan informal dengan upah berkisar Rp3 juta-Rp8,5 juta sebanyak 7,3 juta keluarga.
Related News
Kenalkan Danantara Sumber Daya Indonesia, BUMN Ekspor Komoditas
Sesuai Prediksi, Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,25 Persen
Pasca Pidato Prabowo di DPR, Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS
Presiden: Kita Harus Tentukan Sendiri Harga Sawit, Nikel, Emas
Prabowo Keluarkan Aturan Baru Semua Ekspor Komoditas Lewat BUMN
Hadir di DPR, Presiden Prabowo Patok Rupiah di Rp16.800-17.500





