Ditopang Data Perekonomian, IHSG Berpotensi Menguat Terbatas
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham Kamis (7/10) mengalami koreksi tipis 0,01% atau 0,93 poin ke level 6.416,40.
Total volume transaksi bursa mencapai 23,41 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,94 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp1,56 Triliun di seluruh pasar.
William Surya Wijaya selaku Analis Indo Surya Bersinar Sekuritas dalam risetnya, Jumat (8/10/2021) menyatakan secara teknikal di akhir pekan ini IHSG berpotensi kembali bergerak pada zona hijau dengan rentang support di level 6336 dan level resistance masih terjaga di 6472.
Rentang konsolidasi dalam pola gerak IHSG kembali berhasil digeser ke arah yang lebih baik, pasca rilis data perekonomian cadangan devisa yang menunjukkan hasil yang baik serta mulai tercatatnya capital inflow yang melaju ke dalam pasar modal Indonesia juga turut menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas dan saham pilihan Indosurya Bersinar Sekuritas untuk menutup pekan ini adalah Unilever Indonesia (UNVR), HM Sampoerna (HMSP), Semen Indonesia (SMGR), Bank Mandiri (BMRI), Indofood (INDF), Jasa Marga (JSMR) dan Alam Sutera Realty (ASRI).
Related News
Surat Berharga Dominasi Aset Menkeu Suahasil, Nilainya Segini
Sempat Rebound, IHSG Ditutup Melemah ke 6.534 Usai Purbaya Diganti
Reshuffle Purbaya, Big Banks Dorong IHSG Rebound Usai Anjlok 2,6%
Masih Tertekan, Bursa Awal Pekan Dibuka Melemah 0,33% ke Level 6.519
Mengekor Wall Street, IHSG Rebound
Trump Buka Pintu Pabrik China, Saham Hyundai-Kia Anjlok





