Sempat Rebound, IHSG Ditutup Melemah ke 6.534 Usai Purbaya Diganti
:
0
Gedung Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan Senin (14/9/2026) ditutup melemah tipis 6,6 poin (0,10%) ke level 6.534,69. Indeks sejatinya cenderung melemah sepanjang hari namun pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara sempat mendorong indeks rebound jelang penutupan perdagangan.
Tercatat, sebanyak 219 saham menguat namun lebih dominan yang melemah yaitu 429 saham. Sementara itu, 141 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan saham sebanyak 35,47 miliar, frekuensi 2,12 juta kali, dan total nilai transaksi Rp17,96 triliun.
Saham-saham perbankan besar (big banks) menopang transaksi dan menahan indeks komposit melemah lebih dalam.
Transaksi big banks terbesar dipimpin Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp922 miliar, harga sahamnya naik 3,98% ke Rp3.400. Bank Negara Indonesia (BBNI) terbesar berikutnya Rp335,5 miliar, harga menguat 3,2% k3 Rp3.870.
Selanjutnya, Bank Central Asia (BBCA) catat transaksi terbesar Rp1,4 triliun dan harga saham naik 2,77% ke Rp6.500. Bank Mandiri (BMRI) catat transaksi Rp997,8 miliar, harga saham menguat 1,83% ke Rp4.440 per saham.
Di kelompok 45 saham paling likuid, Amman Mineral (AMMN) mencatat kenaikan tertinggi 4,94% ke Rp5.100, diikuti BBRI, dan Telkom Indonesia (TLKM) naik 3,46% ke Rp2.690.
Sebaliknya, anggota LQ45 dengan penurunan terdalam dipimpin Merdeka Copper (MDKA) yang merosot 5,57% ke Rp2.880, diikuti XL Smart Telecom (EXCL) turun 3,04% ke Rp2.550, dan Vale Indonesia (INCO) anjlok 2 9% ke Rp4.690 per saham.
Related News
Reshuffle Purbaya, Big Banks Dorong IHSG Rebound Usai Anjlok 2,6%
Masih Tertekan, Bursa Awal Pekan Dibuka Melemah 0,33% ke Level 6.519
Mengekor Wall Street, IHSG Rebound
Trump Buka Pintu Pabrik China, Saham Hyundai-Kia Anjlok
Menteri PKP Apresiasi Peran BTN, ini Sebabnya
IHSG Sideways, Borong Saham ANTM, EMAS, ASII, dan ISAT





