Ditutup Menguat, IHSG dan Saham BBCA Sama-Sama Tembus Level 5.000
:
0
Bursa Efek Indonesia (Foto: Emitennews)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan Kamis (5/11/2026) lanjut menguat yaitu sebesar 110,49 poin atau 2,25% ke 5.030,26. Indeks sudah langsung menanjak pada pembukaaan perdagangan pagi dan sempat menyentuh level tertinggi intraday 5.072,05.
Volume perdagangan saham sebanyak 22,36 miliar saham dengan frekuensi 1,31 juta kali dan total nilai transaksi Rp9,80 triliun. Nilai kapitalisasi pasar (market cap) Rp8.801,80 triliun.
Sebanyak 440 saham menguat dan menopang indeks menghijau, 178 saham melemah dan 99 saham lainnya stagnan.
Hari ini, saham-saham big banks kembali menjadi buruan investor. Semuanya ditutup menguat.
Saham yang menjadi penggerak utama transaksi hari ini, BBCA mencatat nilai transaksi terbesar Rp842,4 miliar, harganya naik 3,96% menjadi Rp5.125 per saham. BBRI terbesar selanjutnya Rp678,4 miliar dan harganya naik 0,74% ke Rp2.710, diikuti BMRI senilai Rp458,2 miliar dan harga menguat 0,28% ke Rp3.610 per saham.
Meskipun BBNI tidak termasuk di jajaran top transaksi, harganya mencatat kenaikan paling tinggi dibanding 3 big banks sebelumnya yaitu sebesar 4,78% ke Rp3.320 per saham.
Sementara itu, saham-saham dengan kenaikan harga tertinggi (top gainers) adalah sebagai berikut: BAJA naik 34,72% ke Rp194, BELL menguat 34,55% ke Rp74, dan UVCR melesat 32,48% ke Rp208 per saham.
Untuk saham-saham top losers adalah NAYZ anjlok 9,68% ke Rp69 per saham, disusul LUCY turun 9,14% ke Rp79, dan TCPI merosot 6,81% ke Rp1.505 per saham.
Related News
IHSG Siang (5/11) Solid Menguat Nyaris 2% di Level 5.000
Intip Kinerja Keuangan dan Manajemen Calon Emiten Baru BEI (ANDA)
Mantul! IHSG Pagi Melejit Kencang Hingga 3% ke 5.000
Aksi Jual Reda, IHSG Lanjut Menguat
Sentimen Trump Reda, IHSG Masih Dibayangi MSCI
Investor Cermati Data Ekonomi, IHSG Uji Level Berikut





