Divestasi Aset Rp136 Miliar, Simak Penjelasan Detail Mustika Ratu (MRAT)

EmitenNews.com - PT Mustika Ratu (MRAT) bakal mendivestasi aset senilai Rp136,34 miliar. Tanah tersebut memiliki luas kurang lebih 100.995 meter persegi (m2). Aset berupa tanah tersebut berada di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).
Tepatnya, letak tanah berbeda dengan lokasi kantor, dan pabrik perseroan. Tanah tersebut tidak digunakan dalam kegiatan operasional perseroan. Divestasi tanah dipilih untuk penguatan modal, dan pengembangan bisnis.
Setelah transaksi rampung, perseroan akan mendapatkan cash sebesar Rp136,3 miliar untuk penjualan senilai market price. Perseroan tetap berkomitmen untuk menjual di atas harga pasar. ”Apabila nanti ada tindak korporasi, perseroan akan melakukan keterbukaan informasi sesuai regulasi,” tulis Jodi Andrea Suryokusumo, Direktur Mustika Ratu.
Nilai transaksi tersebut melebihi 20 persen atau lebih dari ekuitas perseroan. Di mana, berdasar laporan keuangan tahunan berakhir pada 31 Desember 2021, telah dilakukan audit Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono, ekuitas perseroan sebesar Rp343,19 miliar telah diaudit, dan disajikan secara wajar.
Oleh karena itu, untuk melaksanakan transaksi, perseroan wajib menggunakan penilaian untuk menentukan nilai wajar dari objek transaksi material dan/atau kewajaran transaksi, mengumumkan keterbukaan informasi atas setiap transaksi material kepada masyarakat, menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen pendukung kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selanjutnya, memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Penjualan aset setara 39,7 persen dari ekuitas perseroan itu dilepas kepada pihak ketiga. Di mana, pihak ketiga tersebut bukan afiliasi perseroan. ”Saat ini, masih proses penjajakan untuk penjualan pada pihak ketiga,” ucapnya.
Pihak pembeli akan menggunakan tanah tersebut untuk pengembangan bisnis. Di mana, pihak ketiga bukan merupakan afiliasi perseroan. Pihak pembeli akan disclose lebih lanjut kepada perseroan apabila sudah melakukan konfirmasi. ”Saat ini, perseroan tetap fokus menjalankan transformasi, inovasi bisnis agar relevan dengan kondisi terkini, dan fokus menjalankan operational excellence,” tegasnya.
Rencana divestasi aset dilatari keinginan untuk pengembangan bisnis, penguatan modal bidang pengembangan ekspor, pengembangan, inovasi produk, ekspansi franchise spa Taman Sari Royal Heritage spa, dan House of Mustika Ratu. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG