DOID Injeksi Modal Asiamet USD3 Juta Untuk Finalisasi Studi Kelayakan Proyek Tembaga
:
0
EmitenNews.com—PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) telah meningkatkan kepemilikan pada Asiamet Resources Limited, perusahaan pemegang konsesi tambang di Kalimantan Tengah menjadi 24,2 persen dari 15,3 persen, setelah menyerap 230 juta saham baru dengan harga Rp1,15 pence per lembar.
Untuk itu, emiten jasa tambang batu bara itu menggelontorkan dana sebesar 2,649 Juta Poundsterling atau setara USD3 juta untuk menjadi pemegang saham mayoritas di Asiamet.
Oleh Asiamet, dana tambahan modal itu digunakan untuk finalisasi studi kelayakan proyek tembaga BKM, pembiayaan proyek lanjutan, serta untuk modal kerja.
Presiden Direktur DOID, Ronald Sutardja menyampaikan, Asiamet memiliki proyek yang menjanjikan, yang akan menyediakan tembaga yang sangat dibutuhkan dunia dalam transisi mencapai tanpa karbon pada 2050 mendatang.
“DOID senang dapat terus mendukung Asiamet menuju penyelesaian studi Bankable Feasibility,” kata dia kepada media dikutip Rabu (16/11/2022).
Ia melanjutkan, DOID terus membantu tim manajemen Asiamet pada aspek-aspek kunci studi bankable feasibility ini.
Melalui kerja sama dengan Asiamet serta dengan memanfaatkan keahlian utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama dalam layanan pertambangan di Indonesia.
“DOID percaya, kerja sama ini akan menjadi bagian dari strategi diversifikasi komoditas kami yang lebih luas, dengan fokus pada komoditas transisi,” papar dia.
Ia menjelaskan, proyek unggulan Asiamet yakni tambang tembaga BKM terletak di Kalimantan Tengah. Proyek tersebut sedang dalam tahap studi Kelayakan Usaha dan Kelayakan Kredit (Bankable Feasibility).
“DOID percaya proyek ini akan menyuplai tembaga dalam proses transisi ke net zero emission,” kata dia.
Related News
Bank Permata (BNLI) Raih DPK Rp189 Triliun, Ada Penurunan 1,9 Persen
Prihatin! Rugi AirAsia Indonesia jadi Rp1,45T, Melonjak 85,95 Persen
Kinerja Meningkat, Laba Bersih Bank OCBC NISP (NISP) Rp2,7 Triliun
Medio 2026, RMKO Catat Pertumbuhan Pendapatan 89,1 Persen
Astra (ASII) Catat Laba Rp17,15T, Aset Naik 1,6 Persen Semester I 2026
Bisnis Bank Raya Menguat, Didukung Produk Digital Inovatif





