DPR Apresiasi PGN SAKA, Hulu Migas Tumbuh Selaras Lingkungan
Ketua Tim Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan kunjungi Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited di Gresik, Jawa Timur. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA), perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) yang merupakan bagian dari Sub Holding Gas Pertamina, yang mencatatkan kinerja produksi melampaui target APBN serta konsisten menerapkan pengelolaan lingkungan berstandar internasional, menerima Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI pada Kamis, 05 Februari 2026. Kunjungan tersebut dilaksanakan di Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited di Gresik, Jawa Timur.
Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau langsung implementasi pengelolaan lingkungan hidup yang terintegrasi dengan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keandalan operasi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Komisi XII DPR RI juga memastikan bahwa kegiatan operasional hulu migas PGN SAKA selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, bersama para anggota Panja. Kegiatan ini turut didampingi jajaran Direksi PGN SAKA, yakni Direktur Utama - Intan Fauzi, Direktur Operasi - Achmad Agus Miftakhurrohman, serta Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis - M. Atras Mafazi. Hadir pula perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir dan Laut Sayid Muhadhar; Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Nurcholis; Kepala DLH Kabupaten Gresik Sri Subaidah; Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan; serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dalam kesempatan ini, Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan peninjauan lapangan terhadap penerapan standar operasional mitigasi risiko lingkungan. Kunjungan ini sekaligus menjadi forum dialog antara pemangku kepentingan yaitu legislatif dan pemerintah serta pelaku usaha terkait pengelolaan lingkungan di sektor hulu migas.
“PGN SAKA menunjukkan bahwa peningkatan kinerja hulu migas dapat berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Komisi XIII DPR RI menilai komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, penurunan emisi, dan penerapan prinsip keberlanjutan patut diapresiasi,” Sambut Putri Zulkifli Hasan.
Apresiasi atas kinerja PGN SAKA ini dinilai mampu menjalankan operasi hulu migas secara aman, andal, dan patuh terhadap regulasi, serta berhasil menjaga keseimbangan antara pencapaian target produksi, perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab sosial di tengah tantangan industri energi.
Selain mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), PGN SAKA secara konsisten menerapkan sistem pengelolaan lingkungan berstandar internasional, yang dibuktikan melalui sertifikasi ISO 14001:2015. Sertifikasi ini menegaskan penerapan sistem manajemen lingkungan yang sistematis, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
“Melalui program penanaman dan konservasi mangrove, PGN SAKA juga berhasil meraih penghargaan Pilot Project Low Carbon Initiative (LCI) dari SKK Migas. Pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam implementasi pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis,” tambah Intan Fauzi.
Penghargaan LCI tersebut mencakup penanaman 120.000 pohon mangrove secara bertahap dan berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat lokal, didukung peta jalan restorasi jangka panjang di Banyuurip Mangrove Center, Gresik. Sejalan dengan kebijakan pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE), PGN SAKA juga memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (solar cell) di fasilitas operasi PGN SAKA yakni Well Head Platform (WHP)-C, WHP-D, dan West Pangkah. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi dekarbonisasi perusahaan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.
Melalui pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dengan kinerja operasional, PGN SAKA terus memperkuat perannya sebagai perusahaan hulu migas nasional yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi untuk menyalurkan energi baik bagi negeri.
Related News
Mahfud Sebut 4 Masalah Pokok dalam Bahasan Komisi Reformasi Polri
BNN Gagalkan Peredaran 160 Kilo Sabu, Terhubung Sindikat Internasional
Menkeu Purbaya Ungkap Tak Bisa Langsung Pecat Pegawai, Ini Kendalanya
Hari Ini KPK Tetapkan Tersangka dari OTT Aparat Pajak dan Bea Cukai
Perkuat Ekosistem, BSN Luncurkan Superapps Bale Syariah
MPMInsurance Dorong Kesadaran Proteksi Melalui Pendekatan Advisory





