Dua Saham Lepas Suspensi, Nasibnya Beda!
:
0
Ilustrasi papan nama Bursa IDX Stock Exchange di Main Hall BEI, Jakarta.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) dan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) mulai sesi I hari ini, Kamis (19/6/2025) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Kedua saham sebelumnya mengalami suspensi pada Rabu (18/6) akibat lonjakan harga kumulatif yang signifikan, yang memicu kekhawatiran akan volatilitas yang tidak wajar.
TOBA, yang bergerak di sektor energi terbarukan, menguat 3,93% ke level Rp925 sehari sebelum suspensi. Namun, setelah dibuka kembali hari ini, sahamnya terkoreksi 6,49% ke Rp865 pada pukul 19.17 WIB.
Meski begitu, performa jangka panjang saham TOBA terbilang impresif, naik 7% dalam sepekan. Melesat 84,3% dalam sebulan dan mencetak kenaikan fantastis 330,6% sepanjang setahun terakhir dari level Rp202
Sementara itu, saham CBRE yang berada di papan Full Call Auction (FCA) sempat menyentuh Auto Reject Atas (ARA) di Rp103 sebelum disuspensi, naik 9,57% dalam sehari. Dalam satu tahun terakhir, CBRE mencatatkan kenaikan 30,3% dalam sepekan, melesat 255% dalam sebulan dan melonjak 415% dalam setahun dari harga sebelumnya di kisaran Rp20
BEI menegaskan bahwa suspensi sementara ini adalah bagian dari mekanisme cooling down yang bertujuan melindungi investor dari risiko lonjakan harga yang tidak sejalan dengan informasi fundamental atau aksi korporasi emiten.
“Keputusan pembukaan kembali perdagangan diambil setelah kami memantau dinamika pasar serta mempertimbangkan keterbukaan informasi dari kedua emiten,” ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI.
BEI juga mengimbau investor untuk tetap waspada, mencermati setiap keterbukaan informasi, dan tidak berspekulasi tanpa dasar yang kuat. Volatilitas tinggi bisa berarti peluang, tetapi juga mengandung risiko besar jika tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai.
Related News
SMSM Raih Dividen Nyaris Rp3M dari Entitas Anak Tokyo Radiator Selamat
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Dibobol, FORE Minta Maaf dan Lakukan Ini
CIMB Niaga (BNGA) Ungkap Perolehan Keuangan 9 Bulan Pertama 2026
ENRG Targetkan Investasi di Emiten NASDAQ HighPeak Rampung Akhir 2026
Laba Indosat (ISAT) Melesat 37,2% Jadi Rp4,92 Triliun Hingga Q3 2026
Pendapatan Alfamidi (MIDI) Tumbuh 9 Persen, Laba Tembus Rp705 Miliar





