EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengganjar Bank Tabungan Negara (BBTN) dengan peringkat idAAA. Prospek rating kredit perusahaan tersebut stabil. Peringkat itu, terutama dipengaruhi tingkat dukungan sangat kuat dari pemerintah.
Selain itu, profil kredit standalone BTN mencerminkan posisi sangat kuat, dan permodalan sangat kuat. Namun, peringkat itu dibatasi tingkat kualitas aset di bawah rata-rata, dan indikator profitabilitas moderat. Peringkat dapat dilorot kalau Pefindo menilai ada penurunan dukungan pemerintah yang material terhadap BTN.
Itu dapat diindikasikan dari penurunan peran BTN terhadap program pemerintah. BTN adalah bank milik pemerintah yang fokus pada segmen KPR, termasuk menyediakan KPR bersubsidi untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Per 31 Maret 2023, Pemerintah memegang 60 persen saham Bank BTN, dan sisanya sebesar 40 persen dimiliki oleh masyarakat. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG