EmitenNews.com - PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) memperoleh fasilitas pinjaman kredit investasi dari PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Nilai fasilitas pinjaman investasi kendaraan niaga (KI KENANGA) untuk emiten penyedia jasa transportasi angkutan barang umum tersebut sebesar-banyaknya Rp130,5 miliar.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Kamis (6/8/2026), Manajemen Graha Trans menyebutkan bahwa langkah ini diambil guna memenuhi permintaan kebutuhan transportasi dari para pelanggan yang terus meningkat. Seluruh dana hasil transaksi pinjaman tersebut nantinya akan dialokasikan penuh untuk investasi pembelian unit kendaraan baru berupa truk komersial. 

Selain itu, juga untuk memperluas jangkauan layanan, pengadaan armada anyar ini diharapkan dapat mendongkrak omzet perusahaan serta melakukan peremajaan terhadap unit kendaraan lama yang membutuhkan biaya perawatan tinggi.

Penting diketahui, transaksi fasilitas kredit ini tergolong sebagai Transaksi Material berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/2020. Nilai pinjaman sebesar Rp130,5 miliar tersebut setara dengan 32,11% dari total ekuitas Perseroan yang tercatat sebesar Rp406,38 miliar per 30 Maret 2026. 

Dikecualikan dari Kewajiban Menggunakan Penilai Independen

Meskipun tergolong transaksi material karena melebihi ambang batas 20% ekuitas, transaksi pinjaman dari lembaga perbankan ini dikecualikan dari kewajiban menggunakan penilai independen dan tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dahulu.

Berdasarkan perjanjian kerja sama kredit tersebut, fasilitas pinjaman ini memiliki jangka waktu tenor hingga 6 tahun, atau 72 bulan dengan masa penarikan selama 6 bulan sejak pengikatan kredit pertama. 

Pihak BCA menetapkan tingkat suku bunga yang kompetitif sebesar 7,50% per tahun yang berlaku tetap (fixed) selama 1 tahun pertama sejak masing-masing pencairan dana. Jadwal jatuh tempo pembayaran utang pokok disesuaikan maksimum 6 tahun dari tiap pencairan.

Untuk agunan atas fasilitas kredit ini, Perseroan memberikan jaminan berupa fidusia sebesar 100% atas setiap unit truk komersial yang dibiayai. Di samping itu, pinjaman ini juga dijamin dengan penjaminan perorangan (Personal Guarantee) atas nama Komisaris Utama Ardi Supriyadi, dan Direktur Utama Ronny Senjaya.

Dalam penegasannya, manajemen menyebutkan bahwa PT Bank Central Asia Tbk tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Manajemen PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk memastikan bahwa pelaksanaan transaksi ini tidak memberikan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan secara keseluruhan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.