EmitenNews.com - Di tengah kabar pencaplokan saham BYAN oleh H Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) mengumumkan rencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Jika tak ada aral melintang, rencana RUPSLB JARR itu akan dilangsungkan pada Senin, 21 September 2026, sebagaimana tercantum dalam keterbukaan informasi tertanggal 13 Agustus 2026.

Pengumuman itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

Pengumuman itu tak menyertakan agenda yang akan dibahas dalam RUPSLB tersebut. Kendati begitu, manajemen menerangkan jadwal berikutnya berkaitan dengan penyelenggaraan RUPSLB JARR.

“Pemanggilan dan mata acara rapat akan diumumkan pada hari Jumat, tanggal 28 Agustus 2026 melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia dan situs web perseroan,” tulis manajemen di keterbukaan informasi, dikutip Selasa (18/8).

Santer Kabar H Isam Caplok Saham BYAN

Santer beredar bahwa H Isam bersiap mencaplok saham Bayan Resources (BYAN). Sosok dengan nama Andi Syamsuddin Arsyad itu dikabarkan telah ancang-ancang memborong 62,2 persen saham BYAN milik Dato Low Tuck Kwong.

Jika itu terealisasi, maka status raja batu bara akan beralih ke Haji Isam.

Sinyal pengambilialihan kendali saham BYAN tampak kala Haji Isam meninjau area operasional tambang BYAN di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/8) lalu.

Di kunjungan itu, Haji Isam sebagai pemilik Jhonlin Group, didampingi Low Tuck Kwong, serta Norman Joesoef selaku pemilik Republik Korpora Indonesia (RKI) atau Republikorp.