Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Laba Terpangkas 46,7% di Semester I-2026
:
0
Kawasan kebun sawit emiten PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN). Foto: Jhonlin Magazine.
EmitenNews.com - PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN), emiten sawit milik konglomerat Haji Isam, mencatatkan kinerja yang melandai pada semester I-2026. Tekanan di sisi pendapatan membuat raupan laba perseroan terkoreksi dalam hingga dua digit.
Berdasarkan laporan keuangan interim yang tidak diaudit yang dirilis Jumat (24/7), PGUN membukukan penjualan bersih sebesar Rp304,97 miliar. Angka tersebut menyusut 20,83% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp385,17 miliar.
Penyusutan top line itu berimbas ke lini bawah. Beban pokok pendapatan memang susut 33,19% menjadi Rp155,6 miliar dari sebelumnya Rp233 miliar. Namun, efisiensi itu belum cukup menahan laju penurunan profitabilitas.
Laba bruto PGUN tetap terkikis 1,81% menjadi Rp149,33 miliar dari Rp152,08 miliar. Lebih dalam lagi, laba usaha anjlok 42,97% menjadi Rp67,92 miliar dari Rp119,09 miliar.
Dampaknya berlanjut ke segmen bottom line. Laba sebelum pajak PGUN tergerus 46,51% menjadi Rp57,19 miliar dari Rp106,94 miliar. Alhasil, laba bersih periode berjalan ambles 46,70% menjadi Rp44,51 miliar dari Rp83,53 miliar.
Sejalan dengan itu, laba per saham dasar ikut menyusut ke Rp7,76 dari Rp14,56.
Menengok aspek neracanya, PGUN justru berhasil merampingkan utang. Jumlah aset per 30 Juni 2026 tercatat Rp2,42 triliun, turun 3,97% dari Rp2,52 triliun per 31 Desember 2025. Liabilitas terpantau menyusut signifikan 16,53% menjadi Rp502,55 miliar dari Rp602,11 miliar. Sementara ekuitas menguat tipis 0,52% menjadi Rp1,92 triliun dari Rp1,91 triliun.
Pelemahan kinerja ini sejalan dengan pergerakan saham PGUN. Jelang penutupan perdagangan hari ini, saham PGUN melemah 2,71% ke level Rp8.075.
Related News
Pengendali Emiten HSC, Fap Agri (FAPA) Lepas 5,318 Juta Saham
Q1 & Q2 Belum Terbit, RANS Ungkap Tengah Tinjau Laporan Keuangan
Asuransi Maximus (ASMI) Siapkan Buyback Rp17,9 Miliar
SMMA Perkuat Ekspansi Timor Leste, Suntik Simas Bank S A USD2,4 Juta
Saham HELI Diborong Dua Entitas Ini, Jumlahnya Langsung Terbang
Emiten Indomaret Grup Salim (DNET) Kantongi Clean Loan Rp2T dari SMBC





