Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
:
0
PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)
EmitenNews.com - PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) memperoleh fasilitas kredit modal kerja hingga Rp45 miliar dari PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), di tengah tekanan kinerja usaha yang membuat perseroan berbalik merugi pada sembilan bulan pertama 2026.
Dalam keterbukaan informasi, Direktur VISI Hendra Budianto menyampaikan perseroan menandatangani perjanjian kredit dengan BINA pada 28 Oktober 2026. Fasilitas berupa demand loan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, dengan pelunasan paling lambat pada 28 Januari 2027.
Fasilitas kredit ini dikenakan bunga sebesar suku bunga deposito berjangka (time deposit) ditambah 1,5% per tahun. BINA dapat mengubah suku bunga tersebut dengan pemberitahuan kepada perseroan tujuh hari kalender sebelumnya.
Dalam keterbukaan informasi, Jumat (30/10/2026) diketahui bahwa selama fasilitas kredit masih berjalan, VISI juga diwajibkan menjaga kepemilikan tiga pemegang sahamnya.
PT Harmoni Semesta Investama harus mempertahankan kepemilikan minimal 60%, PT Atlas Raya Abadi minimal 10%, dan PT Trinugraha Thohir Harmoni minimal 8%.
Di sisi operasional, kinerja VISI masih menghadapi tekanan. Penjualan bersih hingga September 2026 tercatat Rp161,99 miliar, turun 35,26% dibandingkan Rp250,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan terutama berasal dari produk banner, yang penjualannya merosot 40,85% menjadi Rp137,17 miliar dari Rp231,94 miliar. Kondisi tersebut turut menekan hasil usaha perseroan hingga membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,36 miliar, berbalik dari laba Rp2,45 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.
Tekanan juga tercermin pada pergerakan saham. Saham VISI turun 6,62% ke Rp635. Dalam sepekan, saham tersebut melemah 15,89%, sedangkan dalam sebulan terakhir terkoreksi 41,20%.
VISI bergerak di bidang perdagangan besar bahan periklanan dan percetakan, termasuk banner, display, tinta, dan papan PVC.
PT Harmoni Semesta Investama milik pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi pemegang saham pengendali, sementara perseroan melaporkan Nagita Slavina sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) atau pengendali tingkat individu.
Related News
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus
Laba 9 Bulan SMMA Turun 23,88 Persen, Sahamnya Naik 41,55 Persen YTD





