EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan enam saham. Saham-saham tersebut adalah PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), dan PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) beserta Waran Seri I (GRPM-W), kemudian PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), serta PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS).

Kebijakan suspensi ini mulai efektif diberlakukan hari ini (Kamis, 8/1). Untuk saham BBSS, BIPI, GRPM, GRPM-W, dan SIPD, BEI mengganjar suspensi pertama kalinya dalam waktu terakhir.

Adapun, penghentian sementara perdagangan suspensi pertama diperkirakan selama satu hari bursa berjalan. Dengan demikian, kelima saham tersebut berpotensi kembali diperdagangkan secara normal pada sesi berikutnya, sepanjang tidak terdapat indikasi lanjutan oleh otoritas bursa yang memerlukan pengawasan tambahan.

Sementara itu, saham FIRE dikenakan suspensi kedua, sejak sebelumnya disuspensi pada Selasa (6/1/2026). Berdasarkan pola pengawasan bursa, saham ini diperkirakan akan tetap disuspensi sekitar satu pekan dan berpotensi masuk skema Full Call Auction (FCA) setelah dibuka kembali. 

Adapun, saham ARKO menghadapi tekanan pengawasan lebih ketat, dengan suspensi ketiga kalinya dalam waktu singkat yakni, sejak terbit surat suspensi pertama (25/11/2025), lalu suspensi kedua (27/11/2025), dan kini yang ketiga (7/1/2026) yang berpotensi berlangsung suspensi hingga satu bulan, serta hampir dipastikan akan menyandang status FCA saat perdagangan kembali dibuka.

Sebelum suspensi diberlakukan pada perdagangan Rabu (7/1/2026), saham ARKO memimpin penguatan dengan ditutup di level Rp10.750, melonjak Rp1.550 atau 16,85 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp9.200. Saham SIPD juga mencatat kenaikan mentok atas (ARA) dan berakhir di Rp1.330, naik Rp120 atau 9,92 persen dari harga sebelumnya Rp1.210.

Penguatan turut terjadi pada dua saham yang tercatat berkali-kali ARA beruntun seperti GRPM yang ditutup di Rp122, naik Rp11 atau 9,91 persen dari posisi sebelumnya Rp111, serta saham BIPI yang juga menguat ke Rp180, naik Rp13 atau 7,78 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Rp167. 

Selanjutnya, saham FIRE ditutup menguat di Rp258, naik Rp24 atau 10,26 persen dari Rp234. Adapun, saham BBSS mencatat lonjakan tajam dengan penutupan di Rp730, melonjak Rp105 atau 16,80 persen dari harga sebelumnya Rp625. (*)