Enam Saham Lepas Suspensi di FCA, 5 Ngegas ARA Satu Nyungsep
Ilustrasi sticker di kaca gedung Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan enam saham efektif per hari ini Rabu (10/9). Saham tersebut adalah Mitra Tirta Buwana Tbk. (SOUL), Minahasa Membangun Hebat Tbk. (HBAT), Agro Bahari Nusantara Tbk. (UDNG), Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR), Leyand International Tbk. (LAPD), dan Panca Anugrah Wisesa Tbk. (MGLV).
Meski suspensi dicabut, BEI menetapkan lima saham yakni, saham HBAT, UDNG, JARR, serta LAPD dan MGLV masuk ke papan pemantauan khusus (FCA) selama satu minggu. Hal ini diakibatkan karena suspensi jilid kedua yang memakan lebih dari satu hari perdagangan.
Saham JARR dalam enam bulan terbang 402 persen, Saham MGLV dalam enam bulan dari FCA melesat 1.183 persen. Saham LAPD dalam 6 bulan dari FCA naik 514,2 persen. Saham UDNG dalam enam bulan dari FCA terbang 5.020 persen. Saham SOUL dalam enam bulan dari FCA melambung 97, 7 persen. Saham HBAT dalam enam bulan dari FCA naik 304,8 persen.
Pasca pembukaan suspensi pada perdagangan hari ini Rabu (10/8) Kelima saham tercatat melambung serempak di titik batas Auto-Rejection Atas (ARA).
Saham milik Haji Isam JARR naik 165 poin hingga 9,91% ke Rp1.830, kemudian saham yang tengah berganti pengendali yakni, LAPD melesat 9,32% naik 11 poin ke Rp129.
Selanjutnya, ada saham MGLV yang terbang hingga 10% naik 105 poin di Rp1.155 lalu, saham UDNG yang meroket 9,87% naik sebesar 230 poin ke Rp2.560, serta saham HBAT yang tak kalah mencatatkan kenaikan 15 poin setara 9,93% di Rp166.
Sementara, satu saham sisanya yakni, SOUL anjlok terpuruk 9,38% dan terbaring ke harga bawah Auto-Rejection Bawah (ARB) sedalam 9 poin ke Rp87.
“Langkah ini merupakan bentuk perlindungan kepada investor sekaligus menjaga integritas pasar modal. Investor diminta mempertimbangkan risiko dengan matang dalam mengambil keputusan investasi,” kata Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI pada Selasa (9/9).
Related News
GTRA Teken Fasilitas Pembiayaan Rp79,6 Miliar untuk Tambah Armada Truk
Sinyal Percaya Diri, Bukalapak Lanjutkan Buyback Hingga Mei 2026
Manajemen MINA Buka Suara Soal Pemberitaan Kasus Hukum
Digugat KLH Rp200 Miliar, UNTR Ungkap Kondisi Terkini PTAR
BUVA Bantah Keterlibatan dengan Tersangka Kasus Pasar Modal
Tersuspensi Nyaris Sebulan, Saham PPGL Dibuka Anjlok Sentuh ARB





