Tersuspensi Nyaris Sebulan, Saham PPGL Dibuka Anjlok Sentuh ARB
Potret foto kapal angkut petikemas milik emiten PPGL. Sumber Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk. (PPGL) setelah hampir satu bulan disuspensi. Saham PPGL terakhir kali diperdagangkan pada 12 Januari 2026 dan mulai dikenakan suspensi sejak 13 Januari 2026 hingga 5 Februari 2026 atau selama lebih dari tiga minggu.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis Kamis (5/2/2026) menyampaikan bahwa pembukaan kembali suspensi efektif berlaku mulai sesi I perdagangan Jumat, 6 Februari 2026, di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“Suspensi atas perdagangan saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk. (PPGL) dibuka kembali mulai sesi I tanggal 6 Februari 2026,” ujar Yulianto.
Meski kembali diperdagangkan, BEI menetapkan saham PPGL masuk dalam pengawasan khusus (Full Call Auction/FCA) selama sepekan ke depan.
Pasca dibuka dari suspensi, tekanan jual langsung membayangi saham PPGL. Pada pembukaan perdagangan, saham PPGL tercatat anjlok hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) di level Rp270 per saham.
Secara harian, saham PPGL turun 9,40% atau 28 poin, dan sempat berada di harga terendah harian pada awal perdagangan.(*)
Related News
Laba Anjlok, Saham KJEN Drop 45 Persen
BAJA Kebut Right Issue 1 Miliar Lembar
Rugi Menipis, Kinerja HRME Masih Tertekan di 2025
Pendapatan Anjlok, YELO Telan Rugi Rp21,5 Miliar
Melonjak 77 Persen, TUGU Bukukan Laba Rp711 Miliar
Pendapatan Menciut, Emiten Grup Salim (INTP) Raup Laba Rp2,25 Triliun





