Entitas Tempo Scan (TSPC) Akuisisi 80 Persen Saham TSI, Ini Detailnya

logo usahan PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC).
EmitenNews.com - PT Barclay Products (BCL), anak usaha PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC), telah melakukan pembelian saham yang ditempatkan dan disetor dalam PT Tempo Scan Industry (TSI) pada tanggal 28 Juni 2024.
Manajemen TSPC mengumumkan dalam keterangan tertulis bahwa BCL telah membeli 20.000 saham atau setara dengan 80,00% saham TSI dari PT Bogamulia Nagadi (BMN) dengan nilai transaksi sebesar Rp 20.080.000.000.
Selain itu, BCL juga membeli 4.999 saham atau setara dengan 19,996% saham TSI dari TSPC dengan nilai transaksi sebesar Rp 5.018.996.000. Setiap saham memiliki nilai nominal sebesar Rp 1.000.000.
BMN adalah entitas induk TSPC dengan kepemilikan sebesar 86,21%, sedangkan TSPC merupakan entitas anak BMN dan entitas induk BCL dengan kepemilikan masing-masing sebesar 86,21% dan 99,999%. TSI adalah anak usaha dan entitas asosiasi BMN dan TSPC dengan kepemilikan sebesar 80,00% dan 20,00%.
Oleh karena itu, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK dalam POJK 42/2020 dan tidak memiliki dampak material yang signifikan terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha TSPC.
Manajemen TSPC menjelaskan bahwa transaksi ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa industri farmasi merupakan industri vital bagi kelangsungan hidup masyarakat. Permintaan untuk produk kesehatan, baik obat generik maupun bermerek, terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.
Dengan adanya rencana strategis yang ditempuh oleh pemerintah melalui berbagai kebijakan dan program, industri farmasi mendapatkan dukungan signifikan untuk berkembang. Dalam rangka restrukturisasi internal dan diversifikasi usaha, TSPC melalui BCL melakukan transaksi ini untuk memperluas lini produk, mempercepat pengembangan produk baru, dan meningkatkan efisiensi.
Manajemen TSPC menambahkan bahwa transaksi ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk menghasilkan produk berkualitas yang didukung oleh inovasi berkesinambungan, meningkatkan kemampuan di bidang industri farmasi, dan memperoleh keunggulan kompetitif. Dengan mengintegrasikan TSI di bawah kendali BCL, diharapkan tercipta sinergi usaha yang lebih baik, mendukung pertumbuhan dan pengembangan produk, serta memberikan kontribusi positif bagi kinerja keuangan konsolidasian TSPC. Transaksi ini juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan seluruh pemegang sahamnya.
Related News

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar

Laba Merosot, Grup Lippo (MLPL) 2024 Catat Penjualan Rp11,4 Triliun

Susut 24 Persen, Rugi PZZA 2024 Sisa Rp72,83 Miliar