EmitenNews.com - Program transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diklaim telah diakui dunia. Hal tersebut disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir dalam keterangannya dikutip, Minggu (20/11).
Menurut Erick, dua bank internasional, yaitu Bank Pembangunan Jerman atau Kreditanstalt Fur Wiederaufbau (KFW) dan Asian Development Bank (ADB) telah memberikan kucuran dana atau pinjaman berbasis kebijakan.
KFW akan memberikan pinjaman kepada BUMN sebesar 300 juta euro atau setara 295,8 juta dolar AS atau setara Rp4,6 triliun. Sementara, ADB memberikan pinjaman senilai 500 juta dolar AS atau setara Rp7,8 triliun.
"Kami bersyukur kerja keras selama tiga tahun terakhir membuahkan hasil yang signifikan dan ini diakui secara internasional,” ujarnya.
Erick menambahkan, pinjaman dari KFW dan ADB merupakan pinjaman program yang keseluruhan masuk ke kas negara atau APBN untuk pendanaan defisit negara. “Jadi tidak ada yang masuk ke Kementerian BUMN,” kata dia.
Related News
Investor Lebih Minati Aset Berbasis Yield, HPE Emas Juni Turun
PMI Manufaktur Indonesia Mei 2026 Naik Tipis, Balik ke Jalur Ekspansi
Harga Minyak Tetap Tinggi Gara-Gara Israel Rusak Perundingan AS-Iran
Nvidia Dorong Indeks S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones ke Rekor Baru
Harga Emas Turun, Cek Data Kemendag Soal Pergeseran Minat Investor
Rupiah Menguat ke Rp17.805, Kebijakan DHE Berdampak?





