EmitenNews.com - Program transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diklaim telah diakui dunia. Hal tersebut disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir dalam keterangannya dikutip, Minggu (20/11).
Menurut Erick, dua bank internasional, yaitu Bank Pembangunan Jerman atau Kreditanstalt Fur Wiederaufbau (KFW) dan Asian Development Bank (ADB) telah memberikan kucuran dana atau pinjaman berbasis kebijakan.
KFW akan memberikan pinjaman kepada BUMN sebesar 300 juta euro atau setara 295,8 juta dolar AS atau setara Rp4,6 triliun. Sementara, ADB memberikan pinjaman senilai 500 juta dolar AS atau setara Rp7,8 triliun.
"Kami bersyukur kerja keras selama tiga tahun terakhir membuahkan hasil yang signifikan dan ini diakui secara internasional,” ujarnya.
Erick menambahkan, pinjaman dari KFW dan ADB merupakan pinjaman program yang keseluruhan masuk ke kas negara atau APBN untuk pendanaan defisit negara. “Jadi tidak ada yang masuk ke Kementerian BUMN,” kata dia.
Related News
Menuju 2027, AllianzGI Soroti Risiko Inflasi dan Peluang Investasi AI
Dugaan Emas 2,2 Kg Hilang, BJB Syariah Sebut Gadai Lunas Sejak 2013
Ekspor Industri Pengolahan Naik 8,93%, Sangga Neraca Dagang RI
Melandai, Inflasi Bulanan Oktober 2026 Tercatat 0,22 Persen
Harga Emas Rebound ke USD3.900, Antam Naik Rp5.000
Saham Teknologi Jepang Ikut Terseret Penurunan Intel





