Dalam rombongan bersama Saut dan Abraham Samad itu, juga terlihat Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid; mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana; dan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana.

 

Tidak ketinggalan, ada mantan penasihat KPK Abdullah Hemahahua dan Budi Santoso, serta mantan penyidik KPK yang telah dipecat karena dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) juga ikut merapat.

 

Laporan yang disampaikan ke Dewas KPK itu, dilakukan setelah mereka berunjuk rasa di depan gedung Merah Putih KPK. Para pengunjuk rasa meminta agar Firli Bahuri dicopot sebagai Ketua KPK, karena dianggap telah melanggar. ***

 

Baca Juga: KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Lukas Enembe Selama Satu