Fokus Kualitas Aset, ini Rencana Strategis CASA
:
0
Pengurus CASA kala menjelaskan rencana strategis perseroan ke depan. FOTO - Emitennews.com
EmitenNews.com - Emiten bidang investasi dan jasa keuangan, Capital Financial Indonesia (CASA) terus mematangkan peta jalan bisnis. Itu dilakukan melalui penguatan sinergi antar-segmen usaha, dan digitalisasi layanan. Per 31 Desember 2025, mencatat total aset Rp37,30 triliun.
Posisi liabilitas Rp24,67 triliun, dana peserta Rp2,23 triliun, dan total ekuitas Rp10,40 triliun. Sisi profitabilitas, CASA mencatat pendapatan usaha Rp5,72 triliun, menapai 72,68 persen dari target awal Rp7,87 triliun. CASA mengantongi pos laba bersih sejumlah Rp189,66 milar.
"Perolehan tersebut mencerminkan realisasi sekitar 90,60 persen dari total target laba bersih tahun 2025 dipatok sebesar Rp209,33 milar," tutur Maliana Herutama Malkan, Direktur Utama Capital Financial Indonesia, dalam acara Public Expose, di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.
Memasuki tahun buku 2026, CASA menetapkan target kinerja keuangan secara konservatif namun tetap terukur. CASA membidik total pendapatan usaha Rp5,57 triliun dengan target perolehan laba bersih Rp149,58 milar. Guna mencapai target performa itu, Maliana mengungaku, telah menyiapkan langkah penguatan landasan bisnis.
Langkah itu, diimplementasikan melalui penataan organisasi internal, pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), pningkatan sinergi lebih solid antar-segmen usaha dalam grup. Selain itu, melanjutkan ekspansi usaha secara selektif melalui skema kerja sama strategis, optimalisasi penjualan silang (cross-selling), dan program referensi (referral).
Kemudian, berkomitmen penuh dalam pemeliharaan kualitas aset guna memastikan portofolio tetap prima di tengah dinamika pasar. Sebagai pilar penutup strategi usaha, CASA fokus pada peningkatan pelayanan nasabah dengan mengandalkan pengembangan teknologi digital guna memperluas aksesibilitas.
Langkah digitalisasi itu, didukung ekosistem grup kini telah mencakup sektor Asuransi Jiwa, Dana Pensiun, Manajer Investasi, Modal Ventura, Peer-to-Peer (P2P) Lending, Penyedia Jasa Pembayaran, hingga Perbankan. "Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan target kinerja (pendapatan usaha dan laba bersih), namun fokus menjaga kualitas aset, dan keberlanjutan bisnis dimasa mendatang," tegasnya.
RUPS Tahunan tahun buku 2025, menghasilkan sejumlah keputusan strategis soal penggunaan laba bersih, penyegaran masa jabatan manajemen, hingga rencana pendanaan korporasi. Para pemegang menyetujui, dan mengesahkan laporan tahunan, laporan posisi keuangan konsolidasian tahun buku berakhir pada 31 Desember 2025.
Salah satu agenda krusial disepakati penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 mencapai Rp189,6 miliar. Nah, dari total laba itu, sebesar Rp500 juta dialokasikan sebagai dana cadangan wajib. Sisa laba bersih Rp189,15 miliar dibukukan sebagai laba ditahan (retained earnings).
Selain itu, RUPST juga memberi kewenangan dewan komisaris untuk menetapkan paket remunerasi bagi direksi, dan komisaris untuk tahun buku 2026. Melanjutkan agenda korporasi, CASA juga menggelar RUPS Luar Biasa. Hasilnya, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota direksi untuk jangka waktu 5 tahun ke depan.
Related News
Garap Mega Proyek Kabel Laut, INET Gandeng Perusahaan Raksasa China
Waskita Beton Ungkap Hasil PMTHMETD Tahap VI, WTON Peserta Terbesar
HOKI Ungkap Kerugian 2025, Kini Bidik Diversifikasi Produk Dailymeal
Aset Tumbuh 32,25 Persen, GTS (GTSI) Perkuat Layanan Distribusi Energi
RUPST Emiten Helikopter (HELI) Setujui Rombak Kepengurusan
RUPS ERAL, Ketok Dividen Tunai dan Tetapkan Komisaris Baru





