Gandeng SMDI dan AJN, Selaras Citra Nusantara (SCNP) Siap Sebar Luaskan Alkes NIVA

Dukungan purna jual yang mencakup kegiatan pelatihan dan dukungan teknis bagi pelanggan untuk memastikan bahwa perangkat beroperasi dengan baik dan proper.
Fokus ceruk pasar unik dalam cakupan wilayah geografis tertentu yang terbagi secara definitif bagi kedua distributor NIVA.
Dalam sesi Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Distribusi Alat Kesehatan Dalam Negeri (AKD NIVA) tanggal 27 Januari 2023, Direktur Operasi SCNP Shirly Effendy menyatakan bahwa NIVA telah ready, bersiap memasuki tahap go mass production dan go market. Secara produksi NIVA telah melalui berbagai tahap pengujian baik secara elektrik, mekanik hingga uji klinis di Harapan Kita. SCNP memastikan bahwa NIVA saat ini telah laik guna, yang memang dipersiapkan untuk membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan khususnya untuk jantung dan pembuluh darah.
Dari pihak distributor, Direktur Utama SMDI Gembong Primadjaya menyatakan bahwa inisiatif jalinan kemitraan strategis antara produsen-distributor ini akan sangat membantu Pemerintah dalam program hilirisasi produk-produk hasil riset alat kesehatan dalam negeri. Lanjut Gembong, dengan dilansirnya NIVA ke pasar domestik, akses masyarakat terhadap jasa screening jantung dan pembuluh darah semakin memungkinkan, oleh karena biaya screening NIVA relatif lebih terjangkau dibandingkan perangkat alkes sejenis yang saat ini didominasi oleh produk impor.
Gembong menekankan pentingnya menjalin kontinuitas hubungan dengan stakeholders seperti Kementerian Kesehatan RI, rumah sakit (umum dan swasta), klinik kesehatan, lembaga swasta, asosiasi produsen dan distributor alkes, lembaga BUMN, swasta yang relevan dengan bidang alat kesehatan.
Direktur AJN Hafiz A. Ahmad menyatakan bahwa saat ini sedang membangun learning centre di 3 (tiga) wilayah, Kalimantan, Sulawesi, Jakarta, dan wilayah Indonesia Timur lainnya untuk mendukung dan mendekatkan NIVA terhadap rumah sakit maupun tenaga kesehatan khusus dalam menunjang tugas mereka terkait deteksi dini kelainan atau potensi penyakit jantung. AJN juga akan melakukan campaign seminar dan workshop NIVA di beberapa kota besar di indonesia. Harapan AJN adalah adanya dukungan para stakeholders ranah kesehatan domestik, baik kemenkes RI, BPJS Kesehatan maupun asosiasi cardiology untuk bersinergi bersama dan terlibat dalam program-program yang dapat menekan angka prevalensi jantung di indonesia.
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024