Gelar RUPS, MHKI Ketok Dividen Tunai Rp9,9 Miliar
:
0
Potret manajemen PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI). Foto: Istimewa
EmitenNews.com - PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp9,9 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Dari nominal tersebut pemegang saham akan mengantongi Rp2,66 per helainya.
Keputusan tersebut telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Senin, 22 Juni 2026.
Direktur Utama MHKI, Alwi, menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sejalan dengan upaya memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
"Pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan. Di saat yang sama, kami tetap berfokus pada penguatan kapasitas bisnis dan pengembangan usaha untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Alwi dalam Public Expose MHKI, Senin (22/6).
Alwi menambahkan, pembagian dividen ini didukung oleh pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan yang kuat sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan audit, MHKI membukukan pendapatan sebesar Rp212 miliar, meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga momentum bisnis sekaligus memperkuat posisi di industri pengelolaan limbah yang terus berkembang di Indonesia.
Dari sisi operasional, MHKI terus menunjukkan kemampuan dalam mengelola pertumbuhan usaha. Peningkatan aktivitas bisnis sepanjang tahun 2025 diikuti dengan pengelolaan biaya yang terukur sehingga Perseroan mampu menjaga efisiensi operasional dan mendukung profitabilitas yang sehat.
"Dengan pengalaman operasional dan perizinan yang mencakup pengangkutan, pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan limbah B3 maupun non-B3, Perseroan terus memperkuat kapabilitasnya untuk memberikan layanan yang terintegrasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai sektor industri. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi Perseroan untuk terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran industri terhadap pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan," tambah Alwi.
Menatap 2026, perseroan mematok target pertumbuhan pendapatan dan laba di kisaran 10 hingga 15 persen. Salah satu strateginya yaitu, pengembangan fasilitas operasional di Lamongan dan penguatan infrastruktur di Semarang menjadi bagian dari langkah Perseroan dalam meningkatkan kapasitas pengolahan, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Seiring dengan rencana tersebut, MHKI mengonfirmasi masih mengantongi alokasi dana hasil IPO sebesar Rp48 miliar yang akan direalisasikan penuh pada tahun 2026 ini.
Dana tersebut diprioritaskan untuk membiayai infrastruktur di kantor pusat (head office) serta pabrik (plant) yang berlokasi di Bekasi (Jawa Barat) dan Lamongan (Jawa Timur).
Related News
MBTO Bidik Turnaround Kinerja, Penjualan Rp501M dan Balik Cetak Laba
Dividen SAMF Capai Rp107,62 Miliar, Investor Dapat Segini
KKGI Tebar Dividen Rp58,4 Miliar Meski Laba 2025 Hanya USD2 Juta
Saham Jeblok 70 Persen Digembok, Usai Buka Lagi Langsung Ngacir ARA
Manuver Emiten Prajogo Pangestu di Grup Prodia (PRDA) Jelang IPO PRDL
Rayakan HUT Ke-72, Phapros Beber Transformasi Industri Hijau Lewat Ini





