IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KISI
victoria sekuritas

Gempa Banten: 263 Rumah Rusak, Tidak ada Korban Jiwa

15/01/2022, 12:19 WIB

Gempa Banten: 263 Rumah Rusak, Tidak ada Korban Jiwa

EmitenNews.com - Gempa Banten 6,6 magnitudo, Jumat (14/1/2022), menimbulkan sejumlah kerusakan. Guncangan yang berpusat di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten itu, membuat sedikitnya 263 rumah di 77 desa mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat. Sampai Sabtu (15/1/2022) ini, dipastikan tidak ada korban jiwa dari gempa yang guncangannya terasa sampai Jabotabek, Kota Bandung, dan Bandar Lampung, dan lainnya itu.


Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Girgi Jiantoro, Sabtu (15/1/2022), mengungkapkan dampak kerusakan Gempa Banten itu. Fasilitas umum berupa satu Puskesmas Sumur, satu musala dan kantor desa, juga mengalami kerusakan.


Kemungkinan besar jumlah rumah, dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat Gempa Banten itu, masih bertambah. Girgi Jiantoro menyebutkan, pihaknya masih terus melakukan monitoring dan pendataan di lapangan. Termasuk rincian klasifikasi kerusakan tersebut.


"Saat ini kami belum bisa merincikan berapa yang masuk kategori rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat. Kita masih melakukan monitoring dan pendataan," katanya.


Sejauh ini yang terdata adalah Gempa Banten itu, menyebabkan 23 kecamatan dari 35 terdampak gempa. Namun, Girgi Jiantoro memastikan tidak ada korban jiwa akibat guncangan itu. "Kalau korban jiwa tidak ada, cuma ada laporan ada dua warga di Kecamatan Cikeusik mengalami luka."


Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, gempa susulan terjadi di sejumlah wilayah di Banten usai gempa utama 6,6 magnitudo pada Jumat itu. Ia mencatat, hingga Sabtu pagi pukul 06.00 WIB, BMKG mencatat sudah ada 28 gempa susulan.


"Frekuensi kejadian gempa susulan di Selat Sunda, sudah terjadi 28 kali," katanya.


Kekuatan gempa susulan di Selat Sunda berkisar antara 3,5-5,7 magnitudo. Daryono mengatakan, gempa susulan atau aftershocks lazim terjadi setelah adanya gempa besar.  "Semua gempa kuat lazimnya akan diikuti serangkaian gempa susulan (aftershocks), hanya karakter geologi tektonik di sumber gempa dapat menyebabkan sebuah gempa dapat memiliki banyak atau sedikit gempa susulannya."


Yang terbaru, BMKG melaporkan ada gempa susulan berkekuatan 4,7 magnitudo di laut dengan kedalaman 21 kilometer. Posisinya 48 kilometer barat daya Sumur, Pandeglang, Banten. Daryono menyebut getaran gempa kali ini dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas III MMI. Artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.


"Dirasakan di Sumur, Panggarangan, Cibeber, Malingping, Bayah, Cihara, Muarabinuangeun, Cigemblong, Panimbang, Sobang, dan Labuan dengan Intensitas III MMI," urai Daryono. ***


Author: N A