Gerry Mustika dan Sukawati Wijaya Perkuat Jajaran Direksi FKS Food Sejahtera (AISA)
Ilustrasi produk PT FKS Food Sejahtera Tbk. (AISA). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Gerry Mustika, dan Sukawati Wijaya perkuat jajaran direksi PT FKS Food Sejahtera Tbk. (AISA). Dalam Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa pada 26 Januari 2024, Gerry Mustika terpilih sebagai Direktur Utama Perseroan dan Sukawati Wijaya sebagai Direktur Perseroan.
Dalam keterangan tertulisnya Senin (29/1/2024), Corporate Secretary AISA, Cesilia Constansia mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham telah memenuhi kuorum. Pasalnya, dihadiri pemegang saham yang mewakili 5.437.211.191 saham atau 58,39% dari seluruh saham dengan hak suara sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Hal ini sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku
Cesilia Constansia menyampaikan bahwa agenda I RUPSLB menyetujui pengunduran diri Vienno Milano Monintja yang menjabat Direktur Perseroan dan memberikan pelunasan serta pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) atas tindakan kepengurusan yang dilakukannya.
Rapat juga memberhentikan dengan hormat Sukawati Wijaya selaku Direktur Utama Perseroan dan memberikan pelunasan serta pembebasan sepenuhnya atas tindakan kepengurusan yang dilakukan oleh Sukawati Wijaya
Selanjutnya rapat mengangkat Gerry Mustika sebagai Direktur Utama Perseroan dan Sukawati Wijaya sebagai Direktur Perseroan.
Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan digelar pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Lim Aun Seng
Komisaris : Grant Roy Lutz
Komisaris Independen : Komjen (Purn.) Dr. Drs. Ito Sumardi Djuni Sanyoto
Komisaris Independen : Ir. R. Benny Wachjudi, MBA.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





