EmitenNews.com - Saratoga Investama (SRTG) akan menebar dividen tunai Rp1,4 triliun. Besaran dividen itu, disisihkan sekitar 19,13 persen koleksi laba tahun buku 2025 senilai Rp7,32 triliun. Menyusul kebijakan tersebut, para investor akan menerima dividen tunai Rp103,3 per lembar.

Dengan begitu, dividen yield sekitar 6,52 persen berdasar penutupan perdagangan saham SRTG periode Selasa, 19 Mei 2026 di level Rp1.585 per lembar. Selanjutnya, sisa 80,87 persen alias Rp5,92 triliun dari laba bersih dialokasikan untuk menambah saldo laba alias retained earning. 

Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 18 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Mei 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 2 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 3 Juni 2026. 

Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 2 Juni 2026 pukul 16.15 WIB. Pembayaran dividen pada 12 Juni 2026. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, SRTG mengemas laba bersih Rp7,32 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp53,13 triliun. Dan, total ekuitas Rp58,89 triliun. Aset jumbo Rp62,51 triliun.

Saham Terimbas Tekanan Pasar

Di sisi lain, gerak saham emiten besutan Sandiaga Uno itu, sepanjang perdagangan kemarin cukup tertekan. Bercokol di posisi Rp1.585 per lembar. Itu setelah terpangkas 95 poin setara 5,65 persen dari perdagangan hari sebelumnya. 

Dalam tempo sebulan terakhir, saham SRTG sangat fluktuatif. Terkoreksi 200 poin setara dengan 11,20 persen dari periode 20 April 2026 di posisi Rp1.785 per helai. Namun, kalau dikalkulasi sejak awal tahun ini, saham SRTG masih menguat 35 poin atau setara dengan 2,26 persen.

Jauh meningkat dibanding edisi 2 Januari 2026 di level Rp1.550. Dalam tempo 52 Minggu terakhir, saham SRTG menyusuri level terendah Rp1.440, dan posisi tertinggi Rp2.200. SRTG dipersenjatai dengan nilai kapitalisatie pasar Rp21,5 triliun, dan P/E rasio 2,95 kali. (*)