Global Digital Niaga (BELI) Pede Perkuat Fundamental Untuk Raih Laba, Strateginya Jitu?
:
0
EmitenNews.com—Sebagian kalangan menilai, kinerja sejumlah emiten teknologi di Tanah Air saat ini masih belum memenuhi harapan pelaku pasar. Sebut saja, kinerja PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang masih merugi Rp39,57 triliun di tahun 2022.
Kemudian, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang secara bisnis juga belum mencatat keuntungan, meskipun mencatatkan laba bersih Rp1,97 triliun dari kontribusi investasinya di PT Allo Bank Tbk (BBHI).
Begitu pun dengan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang pekan lalu mengumumkan laporan keuangan. Perusahaan yang dikenal dengan nama Blibli tersebut, juga mengalami rugi bersih sebesar Rp 5,5 triliun.
Sejumlah analis pasar modal menilai, kerugian yang dialami para emiten teknologi tersebut memang tidak bisa dihindari.
Kondisi itu dikarenakan, untuk membentuk ekosistem digital membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan waktu yang tidak sebentar.
Related News
Laba Konsolidasi BTN Rp1,85 Triliun, Surplus 54,37 Persen per Mei 2026
Ekspansi Airwheel Berlanjut, TOOL Siapkan Strategi Pemulihan Kinerja
Prioritas Fundamental Bisnis, COIN Tahan Laba untuk Perkuat Anak Usaha
Transformasi Bisnis TPIA Dinilai Perkuat Daya Tarik Investor
DMAS Tebar Dividen Spesial Nyaris 100 Persen Laba, Yield Fantastis!
CGAS Bagi Dividen 50 Persen dari Laba, Bidik Pendapatan 2026 Rp879M





