Grab Kebut Konsolidasi SUPA, Posisi Grup Emtek?
:
0
Bos Superbank kala berbicara pada suatu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Reorganisasi internal Grab Holdings atas saham Superbank (SUPA) mendapat sorotan Bursa Efek Indonesia (BEI). Itu terutama sebelum, dan sesudah pengalihan saham Singtel Alpha Investments Pte Ltd kepada GXS Bank Pte Ltd. Baik secara langsung maupun tidak langsung atas saham Superbank.
Sebelum pengalihan saham Singtel ke GXS Bank, Grab menguasai 43,25 persen saham SUPA. Grab mengempit saham SUPA secara langsung via A5-DB Holdings 16,14 persen, dan Kudo Teknologi Indonesia 16,67 persen. Sedang secara tidak langsung melalui GXS Bank 10,44 persen.
Nah, setelah pengalihan saham Singtel Alpha ke GXS Bank, Grab mengapling 50,47 persen saham SUPA. Secara langsung melalui A5-DB Holdings 16,14 persen, dan Kudo Indonesia 16,67 persen. Lalu, secara tidak langsung melalui GXS Bank menjadi 17,66 persen. Saat ini, Singtel Alpha, dan GXS Bank tengah mempersiapkan implementasi transaksi pengalihan kepemilikan tersebut, paling lambat akan dilaksanakan pada Juni 2026.
Kuasai Mayoritas Hak Suara
”Sampai dengan tanggal surat ini, sepanjang sepengetahuan perseroan, manajemen SUPA tidak melihat adanya faktor-faktor yang dapat mengakibatkan gagalnya pengalihan kepemilikan saham tersebut,” tegas Amalia Pratantara, Direktur Super Bank Indonesia.
Nah, dengan kepemilikan langsung 32,81 persen saham SUPA melalui Kudo Teknologi, dan A5-DB holdings, serta kepemilikan tidak langsung 17,66 persen via GXS Bank, maka Grab menguasai saham SUPA lebih dari 50 persen. ”Kepemilikan tersebut juga telah memperhitungkan bahwa Grab memiliki 60 persen hak suara dari GXS Bank, sehingga keseluruhan hak suara GXS Bank dapat diperhitungkan sebagai hak suara Grab,” jelas Amalia.
Dengan kepemilikan lebih dari 50 persen itu, tidak mengubah posisi Elang Media Visitama sebagai pengendali SUPA. ”Elang Media Visitama tetap menjadi pemegang saham pengendali langsung perseroan,” imbuh Amalia.
Dengan demikian, usai transaksi tersebut, Superbank dapat dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Grab. Dasar assessment pengendalian digunakan sehingga Superbank dapat dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Grab adalah jumlah hak suara langsung dan tidak langsung Grab di Superbank dapat mencapai lebih dari 50 persen pasca transaksi.
Aksi Pelimpahan Saham
Sebelumnya, pada 29 Mei 2026, Singtel Alpha mengalihkan 2,44 miliar lembar dari total 2,49 miliar saham SUPA kepada GXS Bank dengan harga pelaksanaan Rp327 per helai. Menyusul skema harga itu, GXS Bank dipaksa merogoh dana senilai Rp800,03 miliar.
Related News
MDKI Bagi Dividen 66 Persen Laba, Yield 5,11 Persen
Sandang Status HSC, SATU Back to Back Rugi
Emiten Tommy Soeharto (GOLF) Jadwal Dividen, Cum Date 10 Juni
Banjir Sentimen Negatif, Pelaku Pasar Fokus Saham Fundamental Kuat
TMAS Tabur Dividen 41,26 Persen Laba, Cum Date 10 Juni 2026
Izin Investor, TLKM Eksekusi Buyback Rp4 Triliun





