Hapsoro Masuk Harga Diskon, Saham RAJA Menggeliat, Kebut Stock Split
:
0
k Kasuri Papua Barat menjadi garapan emiten besutan Happy Hapsoro. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Hapsoro Sukmonohadi alias Happy Hapsoro menambah timbunan saham Rukun Raharja (RAJA). Itu dilakukan menantu eks presiden Megawati tersebut dengan menyerok 12.040.500 helai alias 12,04 juta saham perseroan. Transaksi akumulasi suami Puan Maharani dilakukan via Sentosa Bersama Mitra.
Transaksi pembelian dilakukan tahbiskan pada 20-21 Mei 2026. Akumulasi dilakukan dua tahap. Pertama, pada 20 Mei 2026, Hapsoro menjala 11,85 juta helai Rp2.900 per saham senilai Rp34,46 miliar. Kemudian, tahap dua menyerap 190 ribu lembar dengan harga Rp3.010 senilai Rp571,9 juta.
Dengan demikian, Hapsoro cukup merogoh dana Rp34,93 miliar untuk menebus saham sebanyak itu. Menyusul aksi itu, koleksi saham RAJA dalam kantong investasi Hapsoro makin menebal. Tepatnya, menjadi 1,51 miliar eksemplar setara dengan porsi kepemilikan tidak kurang dari 35,73 persen.
Bertambah 0,28 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 1,49 miliar saham alias selevel dengan 35,45 persen. Sekadar diketahui, pada Jumat, 22 Mei 2026, saham RAJA bertengger di level Rp3.420 per lembar. Itu setelah melerat 410 poin alias 13,62 persen dari hari sebelumnya.
Harga Saham Rontok
Meski begitu, kalau dikalkulasi sejak awal tahun 2026 alias year to date, saham RAJA masih longsor sekitar 2.880 poin atau setara dengan 45,71 persen dibanding periode 2 Januari 2026 di posisi Rp6.300 per eksemplar. Sepanjang 52 Minggu terakhir, saham RAJA sempat menyentuh level tertinggi Rp8.475 per lembar.
Lalu, pernah mengitari level terendah di kisaran Rp2.190 per saham. Saham RAJA dipersenjatai dengan nilai kapitalisasi pasar sejumlah Rp14,46 triliun. Price to earning ratio alias P/E ratio sebanyak 28,09 kali. Di sisi lain, RAJA tengah menggodok pemecahan nominal saham (stock split) rasio 1:5. Dengan skenario itu, nominal saham RAJA akan menjadi Rp5 per saham dari saat ini Rp25.
Tindakan korporasi itu, dilakukan untuk meningkatkan kualitas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia. Pemecahan saham itu, juga dilakukan dengan mempertimbangkan harga saham saat ini berada pada level relatif tinggi, yaitu Rp4.170 per saham (berdasar harga penutupan per 12 Mei 2026).
Stock Split
Kondisi itu, mengakibatkan nilai investasi minimum 1 lot saham RAJA menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor. Adapun tujuan dan manfaat stock split yaitu, meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Penambahan jumlah saham beredar setelah pelaksanaan pemecahan saham diharapkan dapat meningkatkan frekuensi, dan volume transaksi saham, sehingga likuiditas perdagangan saham perseroan menjadi lebih baik.
Related News
Paripurna, Derita Investor Ritel DSSA
Simak Cum Date Dividen Hari Ini, Ada TPIA hingga WTON
Terpental dari FTSE, Saham DAAZ Sempat Melejit 5,59 Persen
SPMA Izin Bagi Dividen Saham Rp492,03 Miliar, Rasio 100:30
Awal Positif, MRAT Raup Laba Melambung 319,67 Persen Kuartal I
Pendapatan Ngegas, TAXI Pangkas Rugi Besar-Besaran di Awal 2026





