Harga Beras di Penggilingan Juni 2023 Turun 0.85 Persen, Beras Medium Naik 0,68 Persen
EmitenNews.com - Dari 1.553 transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama Juni 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Rp5.543,00 per kg atau turun 0,72 persen. Sementara di tingkat penggilingan harganya Rp5.673,00 per kg atau turun 1,04 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.
Sedangkan rata-rata harga gabah kering giling (GKG) di tingkat petani Rp6.341,00 per kg atau naik 2,97 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.460,00 per kg atau naik 3,13 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.338,00 per kg atau turun 1,21 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.453,00 per kg atau turun 1,18 persen.
Dibandingkan Juni 2022, rata-rata harga gabah pada Juni 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 22,13 persen; 23,16 persen; dan 24,97 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Juni 2023 dibandingkan Juni 2022 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 22,01 persen; 22,62 persen; dan 24,68 persen.
Selama Juni 2023, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 896 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.128 observasi beras di penggilingan.
Pada Juni 2023, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp11.525,00 per kg, turun sebesar 0,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp11.080,00 per kg atau naik sebesar 0,68 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp10.315,00 per kg atau turun sebesar 1,09 persen.
Dibandingkan dengan Juni 2022, rata-rata harga beras di penggilingan pada Juni 2023 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 21,35 persen; 23,00 persen; dan 16,58 persen.(*)
Related News
Survei LPEM UI, Harga Lebih Terjangkau Mobil Bekas Jadi Pilihan
Reli Emas 2025 Fantastis, Begini Prospeknya Tahun Ini
Pemerintah Pangkas Produksi Batu Bara, APBI Ingatkan Soal Tenaga Kerja
Bos Danantara Pastikan Ada Tambahan Saham Warga Asli Papua di Freeport
Sekuritas Valas BI Hadir Kembali, Kali Ini Bernilai Rp1,61 Triliun
Pertama Kali Dalam 9 Tahun, Lifting Minyak Lewati Target APBN





